Saham BUMI Kembali Diperdagangkan

Setelah cukup lama disuspensi, akhirnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan ditandai pencabutan penghentian sementara (unsuspend) saham perseroan.

Kaya PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI, Nunik Gigih Ujiani, saham BUMI kembali ditransaksikan sejak sesi pertama perdagangan efek pada Selasa (7/10). Disebutkan, unsuspend ini dilakukan setelah BUMI menyampaikan surat perihal hasil public expose insidentil perseroan. Kemudian laporan hasil penjatahan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) perseroan.

Selain itu, manajemen BUMI juga menyampaikan surat perihal permohonan pencatatan saham tambahan hasil pelaksanaan penawaran umum terbatas IV (PUT). Pasca suspensi BUMI dibuka, harga saham grup Bakrie ini langsung melemah 7 poin menjadi Rp183 per lembar dibanding penutupan sebelumnya di harga Rp190 per lembar. Sementara pada pukul 10.25 WIB, harga saham BUMI terkikis ke level Rp170 per lembar atau anjlok 20 poin dibanding perdagangan sebelumnya.

Sebagai informasi, saham BUMI sudah di-suspend oleh pihak BEI sejak 24 September 2014 atau selama sembilan hari kerja BEI. Suspensi saham BUMI merujuk prospektus PUT dalam rangka penerbitan HMETD BUMI yang diterbitkan pada 30 Juni 2014, hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 30 Juni dan diumumkan kepada publik pada 1 Juli 2014.

Selain itu, juga mempertimbangkan laporan hasil penjatahan atas PUT IV sesuai prospektus yang telah disetujui dalam RUPS Luar Biasa (RUPSLB) dan penyamaian tangggapan yang belum lengkap/belum memadai atas permintaan penjelasan Bursa sebagai keterbukaan informasi kepada publik.

Namun kini, setelah melaksanakan public expose insidentil Senin awal pekan kemarin. Sekretaris Perusahaan PT Bumi Resources Tbk Dileep Srivastava mengatakan, pihaknya memohon agar pihak bursa dapat segera mengangkat suspensi saham BUMI agar dapat diperdagangkan kembali. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Kembali Perdagangkan Saham GTBO

Sejak disuspensi di 2015 lalu, kini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO)…

KOTA SUKABUMI - Sempat Langka, Gas LPG 3 Kg Kembali Stabil

KOTA SUKABUMI Sempat Langka, Gas LPG 3 Kg Kembali Stabil NERACA Sukabumi - Sempat terjadi kelangkaan terhadap liquefied petroleum gas…

BEI Bakal Tambah Tiga Sektor Saham Baru - Perbanyak Perusahaan Go Public

NERACA Jakarta – Dalam rangka meningkatkan likuiditas dan transaksi harian di pasar, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menambah tiga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…