Tiga Multifinance Raih Peringkat Pefindo - Naikkan Peringkat Jadi AA+

NERACA

Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat tiga perusahaan pembiayaan, yakni PT Astra Sedaya Finance (ASF), PT Federal International Finance (FIFA) dan PT Toyota Astra Financial Service (TAFS).

Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (7/10), Pefindo menaikkan peringkat kredit korporasi ASF dan obligasi perusahaan menjadi idAAA dari idAA+. Adapun jumlah obligasi ASF yang diperingkat Pefindo, yang belum jatuh tempo sebesar Rp9,74 triliun, dari total obligasi perusahaan yang belum jatuh tempo senilai Rp12,34 triliun.

Analis Pefindo Gary Hanniffy mengatakan, dinaikkannya peringkat itu mencerminkan pandangan Pefindo yang lebih kuat terkait dukungan terhadap perusahaan dari Grup Astra dan ekspektasi Pefindo atas kelanjutan dukungan yang kuat di masa mendatang. Adapun prospek dari peringkat perusahaan adalah stabil,”Peringkat itu mencerminkan status perusahaan sebagai anak perusahaan yang memiliki kepentingan strategis bagi grup Astra,”ujarnya.

Selain itu, posisi bisnis yang kuat di pembiayaan mobil, dan indikator kualitas aset yang baik. Kendati demikian, peringkat itu dibatasi oleh tingkat persaingan yang ketat di industri pembiayaan. Pada saat yang sama, Pefindo juga memberikan peringkat serupa untuk PT Federal International Finance (FIFA), dengan prospek stabil. Obligasi perusahaan yang belum jatuh tempo senilai Rp4,9 triliun juga mendapat peringkat sama.

Peringkat itu mencerminkan fungsi perusahaan yang strategis bagi PT Astra International Tbk (ASII), posisi usaha yang sangat kuat di industri pembiayaan sepeda motor, dan kualitas aset yang kuat. Namun, peringkat dibatasi ketatnya kompetisi di industri pembiayaan.

Sementara peringkat Toyota Astra Financial Service naik menjadi idAA+ dari idAA, dengan prospek stabil. Peringkat serupa juga diberikan Pefindo untuk Obligasi II Seri B Tahun 2012 perusahaan, yang belum jatuh tempo sebesar Rp911 miliar.

Analis Pefindo lainnya Danan Dito menambahkan, kenaikan peringkat itu mencerminkan padangan Pefindo yang lebih kuat terkait dukungan terhadap perusahaan dari pemegang saham,”Selain itu, ekspektasi kami atas kelanjutan dukungan yang kuat di masa depan," kata dia.

Menurutnya, peringkat ini mencerminkan status TAFS sebagai anak perusahaan yang strategis bagi pemegang saham, dominasi Toyota pada pasar penjualan mobil nasional, dan kualitas aset yang kuat. Namun, peringkat itu dibatasi tekanan pada performa profitabilitas. (bani)

BERITA TERKAIT

Dinilai Tidak Bersifat Material - Steadfast Tolak Gugatan Pailit Cable Source

NERACA Jakarta – Perusahaan galangan kapal, PT Steadfast Marine Tbk (KPAL) membantah dan menolak seluruh permohonan gugatan pailit yang diajukan…

Sukseskan Target SDGs - BEI Perkuat Kemitraan Antar Perusahaan

NERACA Jakarta - Dalam rangka menyukseskan kemitraan strategis antar perusahaan di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terus terbuka…

Kantungi Pinjaman BCA Rp 624 Miliar - Dharma Satya Terus Perluas Pembangunan Pabrik

NERACA Jakarta – Musim kemarau yang berkepanjangan, ditambah kondisi harga komoditas yang masih lesu tidak menyurutkan recana PT Dharma Satya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Mobil Astra International Turun 6,7%

NERACA Jakarta – Bisnis otomotif yang masih lesu masih dirasakan PT Astra International Tbk (ASII). Dimana emiten produsen otomotif ini…

Bidik Pasar Millenials - Topping Offf Emerald Bintaro Tepat Waktu

NERACA Jakarta- Menyusul serah terima kunci apartemen A yang tepat waktu di tahun lalu, PT Jaya Real Property Tbk sebagai…

Laba Bersih Unilever Terkoreksi 24,37%

NERACA Jakarta – Pencapaian kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk di kuartal tiga tercatat negatif. Dimana perseroan dalam laporan keuangannya…