Crown Group Tetap Bidik Pasar Indonesia - Bangun Sydney By Crown Rp 2,5 Triliun

NERACA

Jakarta – Salah satu pengembang properti swasta terbesar Australia yang berbasis di Sydney meluncurkan menara baru yang ikonik tepat di jantung kota Sydney. Adalah Crown Group yang membangun menara Sydney by Crown yang baru senilai Rp. 2,5 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (6/10).

Disebutkan, rencananya proyek super megah tersebut akan diluncurkan pada musim semi ini dan ditetapkan untuk menjadi satu-satunya gedung apartemen baru di kawasan pusat bisnis (CBD) yang diluncurkan dan mulai dijual sebelum akhir tahun. Kata CEO Crown Group, Iwan Sunito, Sydney by Crown akan menjadi salah satu centerpieces arsitektur di Sydney dan ikon yang diakui secara global.

Dia menambahkan, Sydney by Crown akan tersedia untuk pasar Indonesia dalam jumlah yang sangat terbatas dengan peluncuran perdana Sydney by Crown di Jakarta akan dilakukan pada hari yang sama dengan Australia,”Terletak di jantung kota yang berwarna ini, Sydney by Crown adalah sebuah kesempatan yang luar biasa bagi para pembeli cerdas di Indonesia, tidak hanya sebagai investasi, tetapi juga untuk hidup,”ujarnya.

Menurut Iwan, Sydney by Crown juga akan menjadi bagian dari boutique serviced apartments milik Crown Group. Diharapkan, investor asal Indonesia bisa menjadi bagian dari penopang target penjualannya. Pasalnya, pasar Indonesia merupakan salah satu pasar luar negeri yang paling penting bagi Crown Group.

Dia menjelaskan, dengan desain kelas dunia, fasilitas modern dan lokasi utama adalah elemen sempurna yang menjadikan Sydney by Crown paket yang sangat menarik tidak hanya untuk pasar Australia, tetapi juga untuk pembeli di luar negeri termasuk pasar Indonesia. Proses konstruksi dijadwalkan selesai pada tahun 2017.

Sydney by Crown berada dalam jarak berjalan kaki dengan kawasan waterfront baru Sydney di Barangaroo, yang merupakan Sydney Convention dan Exhibition Centre baru, stasiun Wynyard dan Darling Harbour. Dirancang oleh arsitek internasional ternama, Koichi Takada, dan dipilih dari puluhan desain kelas dunia dalam sebuah kompetisi desain internasional, apartemen dengan 25 lantai ini akan menampilkan lantai bawah yang terinspirasi oleh warisan budaya lokal yang bertransisi ke menara kaca dan baja yang modern, dan dipayungi oleh lebih dari lusinan lengkungan baja. (bani)

BERITA TERKAIT

Borneo Sarana Bidik Pendapatan US$ 60 Juta - Genjot Produksi 800 Ribu Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) langsung menggenjot produksi…

Intiland Targetkan Penjualan Rp 3,3 Triliun - Mengandalkan Proyek Mixed Use

NERACA Jakarta – Geliat bisnis properti di tahun politik diyakini masih berpeluang tumbuh, menjadi sentimen positif bagi PT Intiland Development…

BJB Bukukan Laba Rp1,6 triliun

  NERACA Jakarta - Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) membukukan laba bersih sebesar Rp1,6 triliun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Gagas Desa Nabung Saham di Lampung

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung menggagas Desa Nabung Saham untuk mendorong agar masyarakat memiliki penghasilan tambahan.”Sudah ada satu…

BFI Finance Kantungi Izin Usaha Syariah

Perusahaan pembiayaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk telah memeroleh persetujuan perizinan pembukaan unit usaha syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).…

Total Emisi Obligasi Capai Rp 2,47 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan telah membukukan total emisi obligasi dan sukuk sebanyak 1 emisi dari 1 emiten senilai…