Penjualan Astra Agro Turun Jadi 889,97 Ton

Hingga Agustus 2014, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membukukan penurunan penjualan crude palm oil (CPO) sebesar 9,2% menjadi 889,97 ton dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 980,59 ton. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (29/9).

Investor Relation PT Astra Agro Lestari Tbk, Rudy Limardjo mengatakan, penurunan penjualan disebabkan kondisi pasar yang belum kondusif, meskipun harga CPO saat ini sudah pulih. Sampai Agustus 2014, harga jual rata-rata CPO PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) meningkat 27,8% dari Rp 6.735/kg pada tahun 2013 menjadi Rp 8.604/kg.

Sedangkan, penjualan kernel hingga Agustus 2014 ini mengalami peningkatan sebesar 10,2% dari 208.574 ton menjadi 229.901 ton. Selain itu, perseroan juga mencatatkan peningkatan produksi CPO sebesar 20% menjadi 1,14 juta ton dibandingkan produksi CPO di tahun sebelumnya yang hanya 951.399ton.

Tak hanya produksi CPO saja yang mengalami peningkatan, produksi tandan buah segar AALI juga meningkat sebesar 14,5% pada periode Januari-Agustus 2014 ini menjadi 3,7 juta ton,”Produksi CPO dan TBS kami sepanjang Januari hingga Agustus ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,”paparnya.

Rudy menambahkan bahwa yang menjadi penyumbang terbesar produksi TBS perseroan tahun ini berasal dari produksi TBS di Kalimantan,”Komposisi produksi TBS sebesar 42,7% dari Kalimantan. Kemudian 39,4% dari Sumatera dan sisanya sebesar 17,9% dari Sulawesi," tambahnya.

Sejalan dengan peningkatan produksi CPO dan TBS, produksi kernel milik perseroan juga meningkat sebesar 20,8% dari 202.164 ton pada periode Januari-Agustus 2013 menjadi 244.163 ton hingga Agustus tahun ini.

BERITA TERKAIT

Target Kapasitas 7,2 Juta Ton - MARK Bidik Pendapatan Tumbuh Dua Digit

NERACA Jakarta - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) optimistis dapat meraih pertumbuhan pendapatan dan laba bersih  dua digit pada…

Kajian ICW: Tren Penindakan Korupsi Pada 2018 Turun

Kajian ICW: Tren Penindakan Korupsi Pada 2018 Turun NERACA Jakarta - Kajian Indonesia Corruption Watch (ICW) menunjukkan tren penindakan korupsi…

Indeks Kemudahan Berusaha Turun, Pemerintah Diminta Perbaiki Izin

      NERACA   Jakarta - Pemerintah diminta memberi kepastian pengurusan perizinan konstruksi gedung dan properti. Kepastian pengurusan izin…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…