Saham BORN Kembali Diperdagangkan

Awal pekan ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan pencabutan penghentian sementara perdagangan efek (unsuspend) saham PT Borneo Lumbung Energy & Metal Tbk (BORN). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (29/9).

Kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI, I Gede Nyoman Yetna,unsuspenddilakukan pada seluruh pasar terhitung sejak sesi pertama perdagangan efek pada hari ini.Unsuspendsaham MREI, menurut Irvan, merujuk pada pengumuman bursa tertanggal 30 Juni 2014 dan 4 Agustus 2014,”Kami mencabut penghentian sementara perdagangan efek saham PT Borneo Lumbung Energy & Metal Tbk (BORN) terhitung sejak sesi pertama perdagangan efek Senin," ujarnya.

Sebagai catatan, BEI melakukan penghentian perdagangan sementara efek BORN terkait belum diserahkannya laporan keuangan per 31 Desember 2013 yang telah diaudit dan belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan tersebut hingga tanggal 30 Juni 2014.

Tercatat, perseroan pada tahun 2013 lalu membukukan rugi bersih sebesar US$ 657,77 juta atau US$ 0,034 per saham pada 2013. Rugi bersih 2013 menunjukkan memburuknya kinerja BORN bila dibandingkan dengan rugi bersih pada 2012 sebesar US$ 570,92 juta atau US$ 0,032 per saham.

Hal ini disebabkan pendapatan pokok perseroan mengalami penurunan dari US$ 645,95 juta pada 2012 menjadi US$ 264,20 juta pada 2013. Beban pokok perseroan mengalami kenaikan dari US$ 416,13 juta menjadi US$ 465,38 juta. Beban keuangan perseroan mengalami kenaikan dari US$ 77,41 juta menjadi US$ 95,62 juta. Kemudian rugi bersih entitas asosiasi mengalami penurunan dari US$ 552,87 juta menjadi US$ 50,46 miliar. Beban usaha perseroan mengalami kenaikan dari US$ 119,79 juta menjadi US$ 267,15 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar - Lepas 22,57% Saham Ke Publik

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…

Merdeka Copper Raup Dana Rp 1,33 Triliun - Terbitkan Saham Baru

NERACA Jakarta – Eksplorasi tambang emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) makin lebih leluasa dan agresif seiring dana segar…

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rights Issue Perkuat Struktur Modal FREN

Danai pelunasan utang dan juga belanja modal, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) berencana untuk meningkatkan modal dasar melalui mekanisme penerbitan…

RIMO Catatkan Laba Bersih Rp 83,81 Miliar

NERACA Jakarta - Di semester pertama 2018, PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp83,81 miliar  atau naik 175,14%…

FIF Terbitkan Obligasi Rp 1,3 Triliun

Perkuat modal, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) yang bergerak di bidang pembiayaan, yakni PT Federal International Finance (FIF)…