Minapolitan Layak Dilanjutkan Pemerintah Baru - Industrialisasi Perikanan Budidaya

NERACA

Batam – Pucuk pimpinan pemerintah di tingkat pusat segera berganti pada bulan Oktober mendatang. Namun demikian, program pemerintah sekarang yang terbukti positif bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan rakyat mestinya terus dilanjutkan, bahkan lebih dikembangkan. Program minapolitan perikanan budidaya yang telah berhasil memunculkan kawasan industrialisasi dan menumbuhkan perekonomian daerah juga masih layak untuk dilanjutkan oleh pemerintah baru.

"Program Minapolitan perikanan budidaya ini masih relevan untuk dijalankan oleh pemerintahan mendatang. Memang semuanya tergantung bagaimana pemerintah mendatang melakukan kebijakan. Apabila Presiden baru nanti meminta program ini diberhentikan maka bisa saja diberhentikan, namun kita memberikan masukan-masukan yang tepat kepada pemerintahan mendatang untuk melanjutkan program ini yang secara nyata bisa meningkatkan pembangunan ekonomi daerah yang berbasis kepada komoditas-komoditas perikanan budidaya," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Slamet Soebjakto seusai Rapat Koordinasi Pengembangan Kawasan Minapolitan yang diselenggarakan di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (22/9).

Menurut Slamet, program Minapolitan ini layak untuk dilanjutkan dikarenakan program ini sangat bermanfaat bagi pengembangan ekonomi daerah. Program ini dapat menguatkan pendapatan perkapita yang lebih tinggi dibandingkan dengan sektor lainnya seperti pertanian maupun peternakan. "Sehingga program Minapolitan ini perkembangannya sangat signifikan sekali bagi pembangunan ekonomi budidaya di kawasan atau daerah di Indonesia," ujar dia.

Dia menambahkan program ini pun mendapatkan sinergi dari pemangku kepentingan (stakeholder) terkait sehingga menumbuhkan tingkat keberhasilan yang tinggi. Para stakeholder terkait seperti pemerintahan daerah mendapatkan manfaatnya dari program ini dengan bisa membangun daerah masing-masing sehingga pertumbuhan ekonomi daerah meningkat. "Karena sudah terbukti manfaatnya, maka program ini sangat penting dan relevan untuk dijalankan oleh pemerintahan mendatang. Program ini dapat meningkatkan kemandirian dan peningkatan produksi perikanan budidaya sehingga bisa menghidupkan sektor-sektor jasa lainnya," ungkap Slamet.

Slamet pun menjelaskan program Minapolitan ini terbukti meningkatkan ekonomi daerah yang pada gilirannya berimbas langsung kepada perekonomian nasional. Minapolitan sendiri akan berkembang apabila adanya perluasan lahan, peningkatan produksi, penyerapan tenaga kerja, peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan sarana dan prasarana pendukung, serta peningkatan investasi atau permodalan. "Kemudian peralatan-peralatan atau sarana produksi yang sudah diproduksi sangat membantu dalam peningkatan produksi dan perluasan lahan," imbuh dia.

Dia pun mengingatkan bahwa program Minapolitan ini bukanlah kegiatan yang semata-mata untuk proyek saja, melainkan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi daerah. Sektor perikanan budidaya perkembangannya sangat pesat dari sektor hulu maupun hilirnya salah satunya lewat program ini.

"Program kawasan Minapolitan ini sudah ada Surat Keputusan (SK) Menteri Kelautan dan Perikanan sehingga bisa menjadi senjata untuk digunakan dengan sebaik-baiknya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Diharapkan pemerintahan mendatang tidak akan merubah program ini yang mempunyai manfaat besar dalam menumbuhkan perekonomian Indonesia, khususnya daerah kawasan Minapolitan. Namun, hal yang terpenting dalam program ini adalah bagaimana meningkatkan produksi perikanan budidaya yang berbasis blue economy atau ramah lingkungan," tambah Slamet.

Dalam program kawasan Minapolitan ini, kata Slamet, perlu ditingkatkan pengembangan teknologi, dimana digunakannya teknologi yang efisien dan tidak mencemarkan lingkungan sekitarnya. Kemudian sinergi kepada stakeholder lainnya perlu ditingkatkan kembali sehingga dapat menunjang kinerja program kawasan ini. "Kita sadar betul, bahwa perikanan budidaya tidak bisa berjalan sendiri dan membutuhkan sinergi dengan stakeholder lainnya," ujar dia.

Tingkatkan Daya Saing

Di samping itu, Slamet mengungkapkan, menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, maka dibutuhkan daya saing yang kuat dari sektor perikanan budidaya ini. Oleh karenanya, dibutuhkan penguatan program perikanan budidaya yang berdaya saing tinggi, seperti contohnya para pembudidaya harus mempunyai sertifikasi sehingga bisa melakukan upaya ekspor ke luar negeri. "Dengan pembudidaya yang berdaya saing tinggi maka kita tidak akan tertinggal dengan negara lainnya di ASEAN," tutur Slamet.

Slamet mengatakan bahwa peran pemerintahan daerah dinilai sangat penting dikarenakan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan daerah bisa mendorong keberhasilan program kawasan Minapolitan. Jangan sampai kawasan Minapolitan ini beralih fungsi menjadi kawasan industri maupun perumahan, oleh karenanya pemerintahan daerah harus mendorong program ini secara berkelanjutan. "Pemerintahan daerah mendapatkan keuntungan yang besar dimana perekonomian daerah bisa terangkat atas terlaksanya program ini," tandas dia.

Juga, lanjut Slamet, pembangunan kawasan minapolitan akan meningkatkan pendapatan nelayan, pembudidaya ikan, dan pengolah ikan di masing-masing daerah. Kawasan minapolitan merupakan konsep pembangunan kelautan dan perikanan berbasis wilayah dengan pendekatan dan sistem manajemen kawasan dengan prinsip yang berdasarkan atas integrasi, efisiensi, kualitas, dan akselerasi. "Nantinya hal tersebut akan memicu tumbuhnya kawasan minapolitan yang merupakan kawasan ekonomi yang terdiri atas sentra produksi dan perdagangan komoditas kelautan dan perikanan, jasa, perumahan, serta kegiatan lainnya yang saling berkait," ungkap Slamet.

Slamet menegaskan untuk mendukung proram Minapolitan ini maka perlunya memperkuat infrastruktur pendukungnya, seperti jalan produksi, saluran air dan jaringan listrik. Demikian juga dukungan sektor lain sangat diperlukan. Mulai dari PLN, Kementerian PU dan perbankan, akan menjadikan prorgam ini menjadi berkembang. “Perputaran uang di kawasan Minapolitan juga sudah cukup besar. Hal ini membuktikan perikanan budidaya sudah bankable dan menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas dia.

Program minapolitan yang menggabungkan kawasan hulu hingga hilir pengelolaan perikanan membantu sektor perikanan budi daya dalam meningkatkan ekspor. Oleh karenanya, perlu melaksanakan program minapolitan ini secara terpadu sehingga program benar-benar terlihat dan dapat dirasakan oleh masyarakat kawasan Minapolitan. "Diharapkan program ini dapat tetap dijalankan oleh pemerintah mendatang sehingga bermanfaat bagi ekonomi daerah di kawasan Minapolitan," kata dia.

BERITA TERKAIT

Kemenkeu Kejar Utang 22 Obligor BLBI - GLOBAL BOND JAGA ARUS KAS PEMERINTAH

Jakarta-Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu terus mengejar 22 obligor penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang hingga kini belum…

New Honda Vario eSP Dapat Sentuhan Tampilan Baru

PT Astra Honda Motor (AHM) merilis tampilan anyar untuk skutik andalan mereka, New Honda Vario eSP, yang disemati pembaruan pada…

Infiniti Perkenalkan All New QX50 Dengan Mesin Baru

Infiniti memperkenalkan medium sport utility vehicle (SUV) kelas premium, All New QX50, yang menggunakan mesin bensin terbaru VC Turbo dengan…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Indonesianisme Summit 2017 - Menjadikan Industri Nasional Pemenang di Negeri Sendiri

NERACA Jakarta - Ketua Umum pengurus pusat IA-ITB Ridwan Djamaluddin mengatakan lemahnya penguasaan teknologi, penguasaan merek dan penguasaan pasar menyebabkan…

e-Smart IKM Berikan Kemudahan Pengembangan Usaha

NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM), Gati Wibawaningsih mengungkapkan pihaknya terus mendorong peningkatan produktivitas dan daya…

Balitbangtan Kenalkan Tiga Inovasi Bioteknologi Unggulan

  NERACA Jakarta – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian mengenalkan tiga teknologi inovasi bioteknologi unggulan yang siap…