OJK Kembali Gelar Edukasi Melek Finansial

Guna meningkatkan literasi keuangan atau melek finansial di kalangan masyarkat luas, khususnya kalangan media. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menyelenggarakan workshop edukasi wartawan sebagai rangkaian dari 'Gerakan Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2014' di Makassar,”Workshop ini merupakan salah satu bagian dari upaya untuk mencapai tujuan OJK yaitu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat," kata Kepala Bagian Pengawasan Perusahaan Efek OJK, I wayan Jenawi di Makassar, kemarin.

Salah satu cara untuk melindungi masyarakat, lanjutnya, adalah dengan memberikan informasi yang jelas mengenai berbagai jasa keuangan yang ada di masyarakat, dan disinilah peran wartawan. Diharapkan melalui edukasi tersebut, lanjut I Wayan Jenawi, peran wartawan dapat membantu menyebarkan berbagai informasi mengenai jasa keuangan secara baik ke masyarakat luas, dengan demikian masyarakat juga akan ikut teredukasi.

Dia menambahkan, OJK berfungsi untuk menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan. Selain melindungi konsumen, katanya, OJK juga bertujuan untuk mendorong kegiatan sektor jasa keuangan agar terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel.

Asal tahu saja, saat ini tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia masih rendah dan baru 28%. Kondisi ini tertinggal dibandingkan Malaysia, tingkat literasi keuangan masyarakatnya mencapai 66%. Sedangkan di Singapura sudah 98%. Sementara Thailand mencapai angka 73%. (ant/bani)

Related posts