PMI Cianjur Dituntut Tingkatkan Pelayanan

NERACA

Cianjur - Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai organisasi kemanusiaan, harus dipahami sangat bergantung kepada masyarakat yang peduli pada tugas-tugas kemanusiaan, baik dalam bentuk derma maupun donor.

“Namun timbal baliknya, PMI juga harus bisa menjaga dan memelihara kepercayaan yang diberikan masyarakat dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan kepada siapapun yang membutuhkan,” kata Wakil Bupati Cianjur, Suranto, pada kegiatan Pencanangan Bulan Dana PMI Cabang Cianjur untuk tahun 2011, di sekretariatan PMI Cabang Cianjur, kemarin.

Wakil Bupati Cianjur yang kini selalu tampil menggantikan Bupati Cianjur yang selalu berhalangan hadir di setiap kegiatan itu mengharapkan, PMI Cianjur bersama masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam bulan dana tersebut. Sehingga untuk tahun ini target dapat terpenuhi demi terciptanya keseimbangan sikap sosialis yang tinggi terhadap kemanusiaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pencanangan Bulan Dana PMI, Himam Haris menerangkan, PMI merupakan organisasi yang berstatus badan hukum dan disahkan dengan Keputusan Presiden RIS No. 25 Tahun 1950 serta Keputusan Presiden RI No. 246 Tahun 1963. PMI ini merupakan sebagai satu-satunya organisasi di Indonesia yang ditunjuk untuk menjalankan pekerjaan Perhimpunan Nasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah menurut Konvensi-Konvensi Jenewa tahun 1949.

Selanjutnya, sesuai dengan surat Gubernur Jawa Barat Nomor 978/2891/Bangsos, perihal Dukungan dan Bantuan Gerakan Bulan Dana PMI tahun 2011 serta Keputusan Bupati nomor 143 tahun 2011 tentang, izin operasional pengumpulan sumbangan dalam rangka bulan dana PMI tahun 2011. Isi dari surat tersebut, yakni menggali dana dari segala unsur dilaksanakan dengan cara pengedaran kupon yang terdiri dari kupon nilai Rp. 500,- sampai dengan Rp. 5 ribu.

“Penggalian dana tersebut, diedarkan kepada warga melalui camat dan kepala desa, TNI, Polri, pengguna jasa melalui perusahaan atau badan serta kepada siswa-siswi sekolah melalui dinas pendidikan dan kantor kementrian agama kabupaten Cianjur,” imbuhnya.

Related posts