Lagi, MAPI Bayar Bunga Obligasi Rp 2,24 Miliar

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) telah melakukan pembayaran bunga dan fee ijarah ke-10 obligasi MAPI I tahun 2009 dan sukuk ijarah dengan total Rp 2.242.500.000. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Sekretaris Perusahaan MAPI Fetty Kwartati mengatakan, pembayaran itu terdiri dari bunga obligasi sebesar Rp 975.000.000 dan sukuk ijarah senilai Rp 1.267.500.000. Sekedar mengingatkan, obligasi MAPI I 2009 ini bernominal Rp 30.000.000.000 dengan suku bunga 13% dan sukuk ijarah dengan nominal Rp 39.000.000.000 dengan suku bunga 13%.

Sebelumnya, perseroan juga telah melakukan pembayaran bunga obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2012 seri A dan seri B yang ketujuh dengan total nilai sebesar Rp 10.496.250.000 ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Disebutkan, rincian pembayaran obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2012 seri A jumlah obligasi sebesar Rp 53 miliar dengan tingkat bunga 7,95% per tahun, sedangkan obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2012 seri B sebesar Rp 447 miliar dengan tingkat bunga 8,45% per tahun.

Seperti diketahui, dana hasil penerbitan obligasi sekitar Rp 296 miliar dari dana obligasi digunakan untuk pembayaran penuh atas jumlah pokok obligasi MAPI tahun 2009 seri A berjangka waktu tiga tahun dengan tingkat bunga sebesar 12,25% yang jatuh tempo pada 16 Desember 2012 lalu.

Kemudian untuk membayar sisa imbalan sukuk ijarah PT Mitra Adiperkasa Tbk tahun 2009 seri A berjangka waktu tiga tahun yang jatuh tempo pada 16 Desember 2012 senilai Rp 66 miliar. Sisanya untuk modal kerja antara lain pembayaran atas pembelian barang dagangan, gaji karyawan, dan administrasi. Bertindak sebagai penjamin emisi pelaksana PT Indo Premier Securities dan PT Mandiri Sekuritas dan memperoleh peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). (bani)

BERITA TERKAIT

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Dukung Pertumbuhan IPO - Lagi, EY Gelar IPO Masterclass Bagi Direksi

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal di dalam negeri, Ernst & Young Indonesia (EY) berkomitmen kuat untuk turut…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…