Saham Kresna Sekurindo Diperdagangkan

Permohonan manajemen PT Kresna Graha Sekurindo Tbk (KREN) agar pihak otoritas bursa mencabut penghentian perdagangan sementara (suspensi) saham perseroan, direspon langsung oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mencabut suspensi saham PT Kresna Graha Sekurindo di pasar regular dan tunai.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 2 BEI, Umi Kulsum dalam siaran pers di Jakarta, kemarin mengatakan, mengacu surat No. 121/KGS-Corsec/IX/2014 tanggal 4 September 2014 perihal notulen paparan publik insidentil perseroan, Bursa memutuskan pencabutan suspensi,”Pencabutan suspensi efek KREN di seluruh pasar terhitung sejak sesi I perdagangan efek pada Senin, 8 September 2014, awal pekan depan," paparnya.

Dia menuturkan, saham KREN terkena sanksi suspensi pada tanggal 7 Juli 2014 seiring dengan adanya penelaahan bursa atas transaksi keuangan PT Kresna Graha Sekurindo Tbk. Sebelumnya, Direktur Utama Kresna Michael Steven pernah bilang, penelaahan bursa itu terkait dengan transaksi penerbitan MTN (medium term note) oleh pihak-pihak terafiliasi.

Kata Michael, dalam penerbitan MTN itu, KREN bertindak sebagai "arranger". Perseroan mengakui pendapatan "arranger" dari penerbitan MTN oleh pihak terafiliasi dimaksud dalam laporan keuangan perseroan tahun 2013 itu seharusnya disajikan sebagai pendapatan "arranger" pihak berelasi,”Pendapatan 'arranger' dimaksud sebesar 1,28 persen dari total pendapatan usaha perseroan tahun 2013 sebesar Rp141,1 miliar, sehingga tidak bersifat material," katanya.

Menurut dia, karena informasi tambahan dan pengungkapan tambahan atas transaksi hubungan pihaknya terafiliasi itu tidak berdampak dan bersifat material, maka revisi atas laporan keuangan perseroan tidak perlu disajikan kembali, namun dapat disajikan pada laporan keuangan berikutnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Saham Bank Agris Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta – Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), saham PT Bank Agris…

Indoritel Kantungi Pinjaman Rp 2 Triliun - Gadaikan Saham Anak Usaha

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnis, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) mengantungi pnjaman dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)…

Dafam Properti Bakal Tambah Lima Hotel Baru - Lepas Saham Ke Publik 25%

NERACA Jakarta – Meskipun ada kekhawatiran pasar properti tahun ini masih melandai, namun hal tersebut tidak mengurungkan PT Dafam Property…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…