Ruang Makan Ala Eropa - Hadirkan Ketenangan dan Kemyamanan

Nafsu makan yang menurun terkadang bukan bersumber karena makanan yang tidak lezat saja, banyak sekali hal yang dapat membuat kita tidak nafsu makan, salah satunya beberapa hal yang ada disekitar kita. Kalau seperti itu, boleh jadi turunnya nafsu makan Kita karena sudah bosan dengan suasana ruang makan Kita. Suasana yang membosankan terkadang memberikan dampak yang cukup beragam, dari menyebabkan kejenuhan hingga nafsu makan berkurang.

Banyak sekali cara agar kita terhindar dari rasa kejenuhan, terutama rasa jenuh akibat ruang makan yang sudah lama tidak berubah atau ganti suasana. Bagi Kita yang merasa jenuh dengan konsep ruang makan lokal yang terkesan monoton, tentu saja harus berfikir bagaimana caranya membuat ruang makan Kita menarik. Untuk yang satu ini, rasanya ruang makan minimalis bergaya Eropa laik di coba.

Lantas apa perbedaan antara ruang makan Eropa dengan ruang makan Indonesia. Secara garis besar semua memang tidak ada yang terlalu berbeda. Karena, pada dasarnya model ruang makan di negara-negara barat tidaklah jauh berbeda dengan Asia. Namun ruang makan Eropa lebih cenderung santai dan sangat nyaman, seperti layaknya ruang tamu atau bahkan seperti kamar yang memberikan kita kenyamanan.

Selain itu, yang membedakan mungkin hanya dari segi corak. Corak mereka terkesan lebih hidup dan corak ruang makan Indonesia terkesan monoton. Tak hanya itu, orang-orang barat juga cenderung menyukai bahan kayu sebagai bahan dasar. Bahan kayu dianggap memiliki karakter yang bisa menyebabkan orang disekitarnya santai dan nyaman, selain itu ornament kayu pun memberikan kesan sejuk dan ketenangan layaknya vila-vila didaerah perbukitan yang dingin dan sejuk.

Soal contoh ruang makan minimalis khas Eropa mungkin sudah tidak asing lagi di mata kita, karena kita sering memperhatikan film-film yang menampilkan suasana ruang makan sebuah keluarga. Berdasarkan film-film itu dapat disimpulkan bahwa sebagian besar desain ruang makan minimalis ala eropa selalu saja berdekatan dengan jendela besar sehingga memberi suasana terang dan cerah saat menikmati makan.

Selain itu, mereka (orang-orang barat) juga cenderung meletakkan vas bunga atau tanaman hias atau lampu gantung ditengah meja untuk mempercantik ruang makan. Bahkan sebagian besar desain ruang makan gaya Eropa selalu bertempat sama dengan dapur.

BERITA TERKAIT

Kemajuan Pengelolaan SDA dan Lingkungan Era Kini

Oleh : Abdul Aziz, Mahasiswa Fikom di PTN Jakarta   Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan merupakan hal vital bagi…

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Tarif Tol Trans Jawa Bakal Turun - Mempertimbangkan Kontrak dan Investasi

      NERACA   Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan penurunan tarif tol…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Perlu Memadukan

Perlu Memadukan "Land Banking" Dengan Skema ABCG NERACA Semarang - Pakar perumahan Asnawi Manaf memandang perlu memadukan program "Land Banking"…

Pollux Properti Tunjuk Kontraktor Utama Gangnam District - Kontrak Senilai Rp2 Triliun

Pollux Properti Tunjuk Kontraktor Utama Gangnam District Kontrak Senilai Rp2 Triliun NERACA Jakarta - Salah satu proyek properti multi fungsi…

Pollux Properti Tunjuk Kontraktor Utama Gangnam District - Kontrak Senilai Rp2 Triliun

Pollux Properti Tunjuk Kontraktor Utama Gangnam District Kontrak Senilai Rp2 Triliun NERACA Jakarta - Salah satu proyek properti multi fungsi…