Museum Hakka Indonesia - Taman Budaya Tionghoa di Taman Mini Indonesia Indah

Museum Hakka Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah telah resmi dibuka. Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono, resmi membuka museum ini. Peresmian juga dihadiri oleh Duta Besar Cina untuk Indonesia, He Xie Feng, beserta Ibu Negara Anyi Yudhoyono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Muhammad Nuh, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu Mari Elka Pangestu yang juga keturunan Hakka.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Yudhoyono menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada keturunan dan masyarakat Hakka Indonesia atas kontribusi dan partisipasi aktifnya untuk Tanah Air. SBY secara khusus memuji karakteristik Hakka yang begitu tekun, pekerja keras, pemberani dan adaptif.

Ketua Komunitas Hakka Indonesia, Sugeng Prananto, menyatakan bahwa keturunan Hakka Indonesia saat ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia dan tidak ingin memisahkan diri. Melalui pembangunan museum, masyarakat Hakka Indonesia ingin mengingatkan kepada generasi berikutnya bahwa nenek moyang mereka memiliki etos kerja yang positif, jujur dan bekerja keras.

Museum Hakka Indonesia terletak di Taman Budaya Tionghoa di Taman Mini Indonesia Indah. Bentuknya berupa bangunan bundar berdiameter 45 meter, berdiri di atas tanah seluas 5.000 meter dan terdiri dari tiga lantai. Secara konsep mengikuti rumah tradisional Tulou dan Hakka di Cina. Selain museum, konstruksi lain yang akan dibangun di sini adalah pintu masuk, sebuah pagoda, danau, area rekreasi anak dan restoran.Di museum ini, Kita dapat mengikuti sejarah migrasi Hakka ke Indonesia, serta melihat partisipasi aktif mereka dalam berjuang merebut kemerdekaan dan kontribusinya dalam pembangunan selama berabad-abad.

Ada artefak dan pusaka warisan nenek moyang yang ditampilkan di sini. Benda-benda itu menceritakan kedatangan bangsa Hakka pertama kali ke Indonesia, beserta cara mereka hidup dan proses asimilasi yang pernah terjadi. Kita pun bisa menemukan foto orang-orang terkenal yang merupakan keturunan bangsa Hakka, diantaranya bintang bulu tangkis Susi Susanti, sutradara film Teguh Karya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Hakka merupakan subkelompok dari bangsa Han di Cina, mereka mulai bermigrasi sekitar abad ke-18 bersama Laksamana Cheng Ho dan menetap di sepanjang pantai utara Jawa, kemudian berpindah ke pulau lain di Nusantara. Hakka merupakan kelompok etnis terbesar di sini, terdiri 40 persen dari keturunan Cina di Indonesia.

BERITA TERKAIT

Produk Unggulan Indonesia Dipromosikan di Australia

NERACA Jakarta – Produk usaha kecil menengah (UKM) unggulan Indonesia dipromosikan di pasar Australia melalui kerja sama Smesco Indonesia dengan…

Gandeng BUMDes, Pertamina Bangun 77 Ribu SPBU Mini

    NERACA   Jakarta - PT Pertamina (Persero) akan membangun 77.000 SPBU mini di seluruh pelosok daerah di Indonesia…

LIPI: Oligarki Parpol Perburuk Kualitas Demokrasi Indonesia

LIPI: Oligarki Parpol Perburuk Kualitas Demokrasi Indonesia NERACA Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

MarkPlus Dukung Pariwisata Sulawesi Utara

Kekayaan alam dan budaya membuat Manado menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara. Hal ini diungkap Founder dan Chairman MarkPlus,…

Bali Masuk dalam Daftar 10 Water Park Terpopuler Dunia

Taman bermain air atau water park, kerap menjadi pilihan masyarakat saat berwisata. Selain faktor keamanan yang terjamin, water park bisa…

Batam Culture Carnival, Gerbang Lebar untuk Wisman Singapura

Batam International Culture Carnival (BICC) 2018 diharapkan menjadi atraksi unggulan bagi pintu masuk wisatawan di Batam, Kepulauan Riau. Acara BICC…