MPM Auto Jalin Kemitraan Strategis BCA - Dorong Penjualan Nissan dan Datsun

NERACA

Jakarta - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan otomotif konsumer terkemuka, melalui anak usahanya PT Mitra Pinasthika Mustika Auto (MPMAuto) telah menandatangani peresmian kerjasama dengan KKB BCA untuk menjual mobil merek Nissan-Datsun melalui program kerjasama. Melalui kerjasama ini, KKB BCA akan melayani pembiayaan pembelian mobil Nissan-Datsun dari MPMAuto untuk para debitornya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (1/9).

Direktur Utama MPMX, Koji Shima mengatakan, kerjasama MPMAuto dengan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BCA sangat strategis bagi upaya perusahaan untuk memperluas produk dan layanan jasa terutama kepada debitor KKB BCA di seluruh Indonesia,”Kami sangat senang MPMAuto dapat bekerjasama dengan KKB BCA. Kerjasama ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi antara BCA dan MPMAuto, dan produk Nissan-Datsun yang merupakan salah satu merek mobil dengan merek terkemuka di Indonesia,” kata Koji Shima.

MPMAuto merupakan anak perusahaan MPMX yang fokus pada penjualan kendaraan roda empat dan mulai beroperasi pada tahun 2013 dan membuka dealer Nissan-Datsun perdana di Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Maret 2014.

Petrus Karim menjelaskan, kerjasama ini membuka akses lebih luas bagi debitor KKB BCA untuk membeli mobil Nissan-Datsun. Sebagai merek mobil ternama di dunia, Nissan-Datsun telah memiliki segmen pasar yang sangat kuat dan terus berkembang di Indonesia,”Kami percaya kerjasama KKB BCA dengan MPMAuto ini akan menciptakan sinergi yang menguntungkan bagi kedua perusahaan. Melalui kerjasama ini, KKB BCA dan MPMAuto dapat mengoptimalkan potensi pasar otomotif yang terus berkembang pesat di seluruh Indonesia,” jelas Petrus.

Melalui Kredit Kendaraan Bermotor BCA (KKB BCA), diharapkan akan mendorong penjualan MPMAuto melalui call center dan seluruh cabang Bank BCA yang tersebar di seluruh Indonesia. Kata Koji Shima, dirinya optimistis penjualan Nissan-Datsun melalui dealer-dealer MPMAuto akan terus meningkat. Untuk mengoptimalkan kerjasama ini, MPMAuto akan terus menambah jaringan dealernya di berbagai kota di Indonesia. Salah satunya berlokasi di Alam Sutra, Tangerang, Banten yang akan beroperasi pada akhir 2014.

Dealer ini nantinya akan memiliki kapasitas servis 51 unit stalls, yang terbesar di Asia Tenggara khusus untuk mobil Nissan-Datsun,”Dengan strategi yang tepat dan terukur, dan jaringan yang terus meluas, kami optimistis MPMAuto dapat melanjutkan peningkatan penjualan mobil Nissan-Datsun hingga hingga akhir 2015,” ujar Koji Shima.

Sebagai informasi, pada semester pertama tahun ini, MPMX meraih pendapatan senilai Rp 7,8 triliun, tumbuh 16% dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,7 triliun. Adapun laba bersih perusahaan melaju 14% dari Rp 248,3 miliar menjadi Rp 283,9 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Ford Gandeng Alibaba Pacu Penjualan Lewat E-commerce

Alibaba Group Holding menandatangani kesepakatan dengan produsen mobil Amerika, Ford Motor Co, terkait kerja sama di bidang teknologi komputasi, konektivitas…

Mitsubishi Raih Peringkat Tertinggi Indeks Kepuasan Penjualan

Distributor kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), meraih penghargaan peringkat tertinggi untuk Sales…

BCA Salurkan Kredit Rp2 Triliun ke Pegadaian

  NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyadari pentingnya pelayanan gadai untuk masyarakat di Indonesia, terutama…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pelindo III Cari Modal di Pasar US$ 1 Miliar

Guna mendanai ekspansi bisnisnya lebih agresif lagi, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berencana menggalang dana dari pasar modal pada 2018…

Lagi, LPPF Buka Gerai Baru di Surabaya

Perluas penetrasi pasar, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membuka gerai baru berkonsep specialty store kedua di Pakuwon Mall Surabaya.…

Jasa Armada Pangkas Jumlah IPO Jadi 20%

Pilih cara aman atau konservatif agar saham IPO terserap di pasar, PT Jasa Armada Indonesia menurunkan jumlah saham yang di…