Megapolitan Bangun Mall Terbesar di Sentul

NERACA

Jakarta– PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) mengembangkan sebuah pusat perbelanjaan bernama Galleria Vivo Sentul di kawasan megablok terbesar dan terlengkap di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Total nilai proyek tersebut untuk tahap pertama mencapai Rp300 miliar dimana sekitar 55% pembiayaannya berasal dari kas internal dan sisanya dari pinjaman bank,”Saat ini, baru mengembangkan tahap pertama dari proyek tersebut. Itu terdiri dari sebuah trade mall dan lifestyle mall,” kata Direktur Unit Bisnis PT Megapolitan Development Tbk, Totonafo Lase, kemarin.

Dia menuturkan, proyek yang pertama kali dikembangkan adalah trade mall dan lifestyle mall yang terintegrasi. Mall tersebut terdiri dari 736 kios yang dijual antara Rp190-500 juta per unit. Total luas mall tersebut mencapai 56.000 meter persegi, sedangkan luas total kios yang dijual mencapai 25.000 meter persegi, atau sekitar 45% dari total mall tersebut.

Sisanya sekitar 34.000 meter persegi akan disewakan sehingga perseroan dapat membukukan pendapatan berkelanjutan (recurring income) melalui proyek ini. Di mall tersebut PT Lotte Mart Indonesia akan menjadi anchor tenant (penyewa ruangan bisnis terbesar) dengan luas ruangan mencapai 6.000 meter persegi.

Kepastian ini ditandai oleh penandatanganan kerja sama antara EMDE dengan Lotte Mart Indonesia yang dilakukan oleh Lora Melani Lowas Barak Rimba, Direktur Utama EMDE dan Yoon Jukyang, Direktur Utama Lotte Mart Indonesia. Pembangunan mall tersebut baru akan mulai dilakukan pada triwulan pertama 2015 dan diharapkan selesai pada triwulan pertama 2017.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp800 miliar, “Kita siapkan capex Rp 800 miliar dengan sumber pendaaan kombinasi dari hasil IPO, pinjaman bank dan hasil usaha,”kata Corporate Secretary PT Megapolitan Development Tbk, Fanny S Sutanto.

Dia menjelaskan, komposisi sumber capex berasal dari dana IPO sekitar 15%, mayoritas dari pinjamanan PT Bank Tabungan Negara (BTN) sekitar 40-45% dan sisanya dari hasil usaha. Disebutkan, sebagian besar capex atau Rp500 miliar akan digunakan perseroan untuk pembangunan Centro Cinere yaitu Cinere Terrace Suites dan Cinere Mansion.

Semntara selebihnya untuk Vivo Sentul melalui anak usaha PT Tirta Persada Developments. Tercatat hingga semester pertama tahun ini, dana capex yang telah diserap mencapai Rp 300 miliar. Dimana dana tersebut digunakan untuk pengembangan proyek di Centro Cinere.

Perseroan juga menargetkan peningkatan penjualan pemasaran (marketing sales) tahun ini sebesar 25% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 530 miliar. Direktur Pemasaran EMDE, Desi Yuliana pernah bilang, target marketing sales tahun ini minimal naik 25% atau menjadi Rp 662,5 miliar. Dimana target penjualan sebagian besar atau 80% berasal dari kontribusi penjualan CBD Central Cinere. (bani)

BERITA TERKAIT

Kemenkop Gandeng BNI dan Perumnas Bangun Perumahan ASN

Kemenkop Gandeng BNI dan Perumnas Bangun Perumahan ASN NERACA  Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng Bank BNI dan Perumnas…

Palembang Bangun Jaringan Gas Rumah Tangga 6.034 Sambungan - Pada 2019

Palembang Bangun Jaringan Gas Rumah Tangga 6.034 Sambungan Pada 2019 NERACA Palembang - Kota Palembang akan membangun jaringan gas rumah…

Tunda Bagikan Dividen - Siloam Hospitals Bangun Lima Rumah Sakit Baru

NERACA Tangerang – Lantaran anjloknya perolehan laba bersih di tahun 2018, menjadi alasan bagi PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…