HK Realtindo Bidik Dana Rp 800 Miliar - Rencanakan Go Public 2016

NERACA

Jakarta -PT HK Realtindo, anak perusahaan PT Hutama Karya (Persero) berencana melakukan aksi korporasi berupa pelepasan saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO) pada 2016 mendatang,”Tahun 2014 itu bisnis properti kami masih dalam tahap pengembangan, tahun 2015 merupakan tahap recovery dibandingkan 2014. Jadi, kami targetkan saat yang tepat untuk IPO, yaitu pada 2016,"kata Direktur Utama HK Realtindo, Putut Ariwibowo di Jakarta, Kamis (28/8).

Menurutnya, rencana IPO dinilai sudah sesuai target dan rencana perseroan jangka panjang. Diharapkan, dengan IPO menjadi langkah tepat untuk mendukung pengembangan usaha di bidang properti yang tengah digarap. Saat ini, perseroan memiliki total aset sebesar Rp1 triliun. Sebelum melepaskan saham ke publik, perseroan menargetkan jumlah aset naik hingga mencapai Rp2,5 triliun.

Sementara setelah memperoleh dana segar dari IPO, HK Realtindo berharap bisa meningkatkan aset menjadi Rp4 triliun,”Untuk IPO kebutuhan dananya sekitar Rp700 miliar hingga Rp800 miliar. Sebelum IPO kami akan terus mengembangkan usaha melalui peningkatan jumlah proyek properti,”ungkapnya.

Sampai saat ini, HK Realtindo telah memilik 10 proyek properti. Proyek yang digarap, diantaranya gedung perkantoran Antam Office Park di wilayah TB Simatupang, Vila Kencana Jimbaran di Nusa Dua, Bali. Anak usaha PT Hutama Karya (Persero) ini juga menggarap hunian khusus mahasiswa, yaitu Kubikahomy di wilayah Bumi Serpong Damai. Proyek lainnya apartemen The Enviro yang berada di kawasan Kota Jababeka Cikarang.

Sejumlah proyek properti yang saat ini sedang digarap HK Realtindo, yaitu apartemen H Residance MT Haryono, rumah tapak H Mansion Pejaten Jakarta, rumah tapak S Southern Mampang. Perseroan juga tengah menggarap apartemen H Residance Kemayoran dengan dua tower yang memiliki 250 unit.

Selain Jakarta, HK Realtindo juga membidik pangsa pasar di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur. Proyek yang tengah digarap, yaitu rumah tapak H Mansion Balikpapan yang mulai dipasarkan pada Oktober 2014. Selain itu, rumah tapak S Southern Balikpapan yang sedang dalam pengerjaan dan mulai dipasarkan Oktober 2014.

Asal tahu saja, perseroan menargetkan pendapatan hingga akhir tahun sebesar Rp600 miliar. Disebutkan, target tersebut melonjak dua kali lipat dibandingkan pendapatan tahun 2013 “Meskipun sempat mengalami penurunan penjualan pada awal tahun, perseroan optimis hingga akhir tahun target bisa tercapai,”kata Putut Ariwibowo.

Dirinya menuturkan, untuk bisnis properti, biasanya lonjakan terjadi pada Oktober karena pada saat itu tutup tahun anggaran. Diakuinya, pada awal tahun memang sempat turun karena investor masih menunggu pemilu, tapi Agustus ini kembali sudah naik lagi.

Pada tahun lalu, hanya mampu memperoleh pendapatan senilai Rp300 miliar. Dirinya optimistis pendapatan tahun ini bisa melonjak hingga 100% mencapai Rp600 miliar,”Sampai dengan akhir Juli 2014, perolehan penjualan masih mencapai 50%. Ini karena Juni memasuki musim liburan, September akan hidup lagi karena bisnis properti ini big investment,”tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Lion Air Rencanakan IPO - BEI Pastikan Belum Terima Dokumen Resmi

NERACA Jakarta – Wacana Lion Air bakal menggelar penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek…

Bidik Pasar Milenial - Erha Luncurkan E-commerce Produk Kesehatan Kulit

Boomingnya industri e-commerce di dalam negeri, dimanfaatkan Erha sebagai klinik kesehatan kulit untuk mendongkrak penjualan. Apalagi, saat ini belum banyak…

Lippo Karawaci Raup Dana Segar US$ 280 Juta

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melakukan rights issue dan divesatasi aset.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…