Pegadaian Sukabumi Masih Sepi Pengunjung

NERACA

Sukabumi - Minat masyarakat dalam menggunakan jasa lembaga pegadaian di wilayah Cibadak Kab. Sukabumi hingga pekan kedua bulan ramadhan masih sepi. Kendati diakui ada peningkatan sebesar 5 % yang menggunakan jasa kantor tersebut. Perbandingan tahun sebelumnya, angka kunjungan pegadaan mencapai 10 hingga 35 persen pada pekan kedua.

Menurut Pimpinan Cabang Pegadaian Cibadak, Andreas S, khusus menyambut lebaran, instansinya siap membantu dana yang dibutuhkan oleh masyarakat. " Sebesar apapun dana yang dibutuhkan oleh masyarakat kami telah menyiapkan. Memang untuk pekan kedua ini angka pengunjung masih sedikit. tetapi biasanya jasa pegadaian akan dikunjungi oleh konsumen sekutar 3 hari menjelang lebaran" terang Andreas di kantornya Kamis (18/8).

Saat ini, sebut Andreas Pegadian terfokus akan layanan penggadaian emas. Khusus emas ini pegadaian akan memberikan pinjaman sebesar 90 hingga 98 persen dari harga jual emas. Sedangkan barang gudang, seperti barang elektronik akan diseleksi secara ketat, " Kami tetap menerima barang gudang seperti barang elektronik, namun kami akan seleksi. Sedangkan emas kami akan memberikan harga yang layak antara 90 % hingga 98 % dari harga pasaran. Emas pun tetap kami perharikan harga pasarannya karena harga emas rentan terhadap fluktuasi harga," ungkap dia.

Minimnya angka kunjungan di Kantor Pegadaian Cabang Cibadak, tambah dia, karena saat ini telah memiliki service paint di wilayah Parungkuda, Panglseran dan Kadudampit. Khusus Unit Kadudampit, memiliki keunikan di mana setiap tahunnya hampir tidak ada penggadaian barang dari masyarakat. Namun karena Kantor Pegadaian sebagai operator Western Union (WU), kebanyakan layanan Kantor Unit Pegadian Pangleseran hanya mngeluarkan uang kiriman khususnya dari Tenaga Kerja Indonesia dari luar negeri.

" Keunikan Pangleseran jarang mndapatkan barang gadaian. Tetapi jasa WU sangat besar di sana," tandas dia .

BERITA TERKAIT

Dyandra Targetkan Laba Rp 43 Miliar di 2018 - Masih Mengandalkan Bisnis Organizer

NERACA Jakarta – Selalu mematok pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi dari tahun ke tahun, terus konsisten dilakukan PT Dyandra Media…

Pemkot Sukabumi Harus Cepat Ambil Langkah Antisipasi - Meski Masyarakat Belum Sulit Dapatkan Gas LPG 3 Kg

Pemkot Sukabumi Harus Cepat Ambil Langkah Antisipasi Meski Masyarakat Belum Sulit Dapatkan Gas LPG 3 Kg NERACA Sukabumi - Meskipun…

KABUPATEN SUKABUMI - 2018, PDAM TJM Targetkan 4.500 Pelanggan

KABUPATEN SUKABUMI 2018, PDAM TJM Targetkan 4.500 Pelanggan NERACA Sukabumi - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (PDAM TJM)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Realisasi Ekspor Kabupaten Sukabumi Hingga Oktober Capai 8,57 Persen

Realisasi Ekspor Kabupaten Sukabumi Hingga Oktober Capai 8,57 Persen NERACA Sukabumi – Seksi Perdagangan Luar Negeri (PLN) pada Bidang Perdagangan…

KABUPATEN SUKABUMI - Ribka Ajak Warga Ikut Program KB

KABUPATEN SUKABUMI Ribka Ajak Warga Ikut Program KB NERACA Sukabumi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi IX, Ribka…

Ekspor Banten Oktober Naik 6,23 Persen

Ekspor Banten Oktober Naik 6,23 Persen NERACA Serang - Nilai ekspor Banten Oktober 2017 naik 6,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya…