KAMMI Gelar Pesantren Ramadan di Daerah Terisolir

Sabtu, 26/07/2014

NERACA

Ibarat oase di tengah teriknya mentari di atas Padang Sahara yang membakar, bulan Ramadan adalah kesempatan untuk mereguk segarnya beramal dan belajar. Salah satu keberkahan di bulan yang penuh berkah ini, Ramadan menjadi madrasah tarbiah atau bulan pendidikan bagi umat Islam.

Begitu banyak materi pendidikan tersaji yang akan membentuk karakter ilmiah dan islamiyah bagi seorang muslim.Selama 3 hari, mulai 18 Juli – 20 Juli lalu, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kepulauan Riau mengadakan pesantren Ramadhan di daerah pesisir Desa Numbing Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan.

Kegiatan di desa Numbing ini berawal dari permintaan warga setempat lantaran daerah tersebut jarang dijamah masyarakat luar. Pesantren Ramadhan ini diikuti oleh anak-anak TPQ Al Ihsan Desa Numbing tingkat TK, SD dan SMP yang mereka mendapat beberapa materi dan mentoring.

Pesantren Ramadhan merupakan salah satu program dari Gerakan KAMMI Mengajar (GKM) di desa-desa yang bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pembinaan bagi siswa maupun orang tua di desa-desa yang motivasi pendidikannya masih rendah dengan cara memberikan pembelajaran kepada anak-anak dengan metode belajar sambil bermain.

Kegiatan ini merupakan ajang persiapan bagi para mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) agar setelah lulus dari bangku kuliah kader-kader KAMMI dapat mengaplikasikan dan mengimplementasikan apa yang mereka dapatkan di bangku kuliah dapat direalisasikan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.