TMAS Bukukan Laba Bersih Rp 101,3 Miliar - Kinerja Semester Pertama

NERACA

Jakarta – Sampai dengan semester pertama tahun ini, PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) berhasil membukukan laba sebesar Rp 101,3 miliar atau meningkat apabila dibandingkan dengan laba pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,2 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, peningkatan laba pada tahun ini disebabkan meningkatnya pendapatan jasa dari Rp 659,5 miliar pada semester-I 2013 menjadi Rp 791,6 miliar di semester-I 2014. Selain itu, peningkatan pendapatan dari operasi lain sebesar 60,10% menjadi Rp 223,6 juta dan adanya peningkatan pada laba penjualan aset tetap sebesar 107,86% menjadi Rp 6,1 miliar. Hal tersebutlah yang ikut mendorong perolehan laba perseroan di semester-I tahun ini.

Selain itu, beban jasa di semester pertama tahun ini naik menjadi Rp 607,6 miliar dari sebelumnya Rp 576,7 miliar di semester-I tahun lalu. Dari sisi liabilitas, perseroan mencatat ada penurunan di semester-I tahun ini menjadi Rp 1,2 triliun dari sebelumnya Rp 1,3 triliun di akhir tahun lalu. Sedang, untuk total aset turun tipis dari Rp 1,67 triliun di akhir tahun lalu menjadi Rp 1,63 triliun di semester-l tahun ini.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan membidik penjualan meningkat sebesar 15% dibanding 2013 sebesar Rp1,38 triliun menjadi Rp1,59 triliun. Direktur Keuangan PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk, Ganny Zheng pernah bilang, perseroan tahun ini menetapkan sebagai tahun operational excellence. Pasalnya, emiten yang bergerak di bidang pengiriman barang sektor laut tersebut siap melakukan investasi aset untuk meningkatkan cost effectiveness,”Kami berharap, dengan adanya investasi melalui penambahan kapal, maka diperkirakan akan lebih membantu bisnis perseroan, sehingga, akan ada pertumbuhan penjualan dan laba bersih pada tahun ini, yang tentunya target tersebut bisa tercapai,"ujarnya.

Untuk mendukung target tersebut, manajemen TMAS pada tahun ini telah menyiapkan dana sebesar Rp250 miliar. Dana itu akan digunakan untuk pembelian empat kapal baru dan dua kapal bekas serta untuk sarana penunjang operasional.

Perseroan juga menargetkan dapat mencatat laba bersih sebesar Rp150 miliar pada 2014. Angka ini meningkat cukup signifikan atau mencapai 111,86% dibandingkan laba bersih TMAS pada tahun 2013 sebesar Rp70,8 miliar. Tahun lalu, perseroan membukukan penjualan naik 27,7% menjadi Rp1,38 triliun, dengan laba bersih Rp70,8 miliar atau turun dari sebelumnya Rp119,9 miliar. Sementara per kuartal I/2014, pendapatan perseroan tercatat Rp382 miliar dengan laba bersih Rp53,6 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

APLN Rampungkan Tower Pertama PGV - Tawarkan Hunian Terjangkau

NERACA Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melalui PT Graha Tunas Selaras merampungkan pembangunan tower pertama Podomoro Golf…

Menilik Kinerja 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

  Oleh : Kurniawan Hadi, Pengamat Kebijakan Publik    Selama 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK ada banyak tanggapan bernada sinis yang…

Kinerja Ekspor Non Migas Terkoreksi 6,09 Persen di September - Perdagangan Internasional

NERACA Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan kinerja ekspor Indonesia pada September 2017 sebesar 4,51 persen dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Targetkan Transaksi 500 Ribu Lot - Rifan Financindo Berjangka Optimis Tercapai

NERACA Surabaya - Meskipun Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchange (JFX) memangkas target transaksi 30% lantaran kondisi ekonomi…

Tingkatkan Layanan Digital - Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

XL Hadirkan Asisten Virtual MAYA

Dinamisnya era digital mengharuskan perusahaan untuk terus melakukan inovasi teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Tidak sebatas produk, layanan pelanggan…