OJK Rilis Data Base Perusahaan Efek - Tingkatkan Prinsip GCG

NERACA

Jakarta- Tuntutan untuk meningkatkan transparansi dan menjalankan prinsip good corporate governance (GCG) dalam industri pasar modal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis database perusahaan efek yang berada di bawah pengawasan OJK per 1 Juli 2014. Perusahaan Efek merupakan pihak yang melakukan kegiatan usaha dan memiliki izin OJK sebagai Penjamin Emisi Efek (PEE), Perantara Pedagang Efek (PPE), dan/atau Manajer Investasi (MI). Informasi tersebut disampaikan OJK dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, dalam database Perusahaan Efek yang dirilis OJK itu tersedia informasi lengkap mengenai pihak-pihak yang mendapatkan izin usaha sebagai Perusahaan Efek. Data dan informasi yang tercakup dalam database itu meliputi informasi umum (alamat, keanggotaan bursa, status, Nomor Pokok Wajib Pajak, nomor telepon/faksimili) serta izin yang dimiliki.

Selain Perusahaan Efek, OJK juga merilis database mengenai Self Regulatory Organization (SRO) yang merupakan otoritas di bursa saham di bawah pengawasan OJK. Nama lembaga jasa keuangan yang masuk sebagai SRO adalah PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), dan PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI). Database SRO menyediakan informasi mengenai dasar hukum pendirian, nama-nama direksi, dan komisaris, serta alamat dan nomor telepon/faksimili. (bani)

BERITA TERKAIT

Program CSR Bukan Hal Mudah Bagi Perusahaan

Dewasa ini kerap digelar acara pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai telah menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate…

XL Beri Pelatihan Literasi Digital di Lombok Tengah - Tingkatkan Produktivitas UMKM

Dalam rangka memberdayakan serta meningkatkan produktivitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya perempuan dan meningkatkan perekonomian nelayan di…

YDBA Ajak Binaannya Kunjungi GS Battery di Semarang - Tingkatkan Daya Saing UKM Manufaktur

Dalam rangka meningkatkan wawasan mengenai best practice pengembangan bisnis di bidang manufaktur, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) mengajak 42 usaha…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

HRUM Targetkan Penjualan 4,8 Juta Ton

Hingga akhir tahun 2018, PT Harum Energy Tbk. (HRUM) menargetkan volume produksi dan penjualan batu bara mencapai 4,8 juta ton.…

BNBR Private Placement Rp 9,38 Triliun

Lunasi utang, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) berencana mengonversi utang dengan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih…

Danai Pelunasan Utang - Chandra Asri Rilis Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun, emisi penerbitan obligasi masih ramai dan salah satunya PT Chandra Asri Petrochemical Tbl (TPIA)…