Pelayaran Nelly Sisakan IPO Rp 27,715 Miliar

PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) masih memiliki sisa dana penawaran saham perdana (IPO) sebesar Rp27,715 miliar per akhir Juni 2014. Saat ini, dana tersebut tersimpan di deposito berjangka Bank OCBC NISP dengan tingkat suku bunga 9,25% per tahun. Bank tersebut tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dari dana IPO yang diraih tahun 2012 lalu Rp56,24 miliar, perseroan menggunakan dana tersebut untuk pembelian kapal Rp8,122 miliar dan modal kerja Rp20,403 miliar. Sebagai informasi, perseroan optimis bila pendapatan semester pertama tahun ini akan memperoleh pendapatan sebesar Rp120 miliar.

Direktur Keuangan Nelly, Budi Tjahjadi pernah bilang, pendapatan tersebut akan selaras dengan target akhir tahun ini. "Revenue semester pertama sebesar Rp120 miliar karena akhir tahun Rp240 miliar,”ujarnya.

Pada kontribusi pendapatan semserter pertama ini, Budi menyebutkan mayoritas berasal dari pengangkutan kayu. Dimana kontribusi berasal dari angkut kayu sebanyak 75%, sisanya sprit kontruksi. Dia menjelaskan kapasitas angkut pada kapal saat ini kisaran 7 ribu-8 ribu metrik ton. Sementara itu, Direktur Utama PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk, Tjahya Tjugiarto mengatakan tahun ini tidak ada Capital Expenditure atau belanja modal. "Nggak ada belanja modal ya,”tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Surya Fajar Capital Serap Dana IPO 67,33%

NERACA Jakarta - PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) telah menyerap dana hasil initial public offering senilai Rp26,9 miliar atau…

Garap Proyek 35 Ribu MW - PLN Terbitkan Global Bond US$ 1,4 Miliar

NERACA Jakarta – Guna mendanai pengembangan dan operasional bisnis, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menerbitkan surat utang (global bond) pertama…

Emdeki Realisasikan Dana IPO Baru 30,05%

Per Juni 2019, PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) baru merealisasikan dana hasil penawaran umum saham perdana sebesar 30,05% dari dana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Acting in Concert Pemicu Jababeka Default

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai US$ 300 juta karena terjadinya perubahan pengendali sebagaimana…

Gandeng Perusahan Taiwan - Kalbe Farma Bidik Cuan di Bisnis Kecantikan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan, inovasi dan pengembangan bisnis menjadi strategi yang dilakukan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Menggandeng…

Volume Penjualan Semen SMCB Turun 3,30%

NERACA Jakarta – Melorotnya penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) di semester pertama tahun ini, juga dirasakan oleh anak…