Selamat Sempurna Siapkan Dana Rp 2,16 Miliar - Bayar Bunga Obligasi II-2010

NERACA

Jakarta - PT Selamat Sempurna Tbk(SMSM) melaporkan, kesiapannya dalam melakukan pembayaran kupon bunga obligasi II yang diterbitkan tahun 2010. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur PT Selamat Sempurna Tbk, Ang Andri Pribadi mengatakan, perseroan telah menyediakan dana sebesar Rp2,16 miliar untuk membayar kupon bunga obligasi seri C yang ke-16,”Dana yang telah disediakan tersebut akan disetorkan kedalam rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku agen pembayaran paling lambat tanggal 7 Juli 2014,”ujarnya.

Sebagai informasi, Obligasi Selamat Sempurna II tahun 2010 seri C memiliki pokok utang sebesar Rp80 miliar dan memiliki kupon bunga tetap sebesar 10,8%. Obligasi ini akan jatuh tempo pada 8 Juli 2015. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAA dengan outlook stabil pada 7 April 2014. Sedangkan, wali amanat untuk Obligasi Selamat Sempurna II Tahun 2010 tersebut adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Tahun ini, PT Selamat Sempurna Tbk menargetkan pendapatan tumbuh 15% menjadi Rp2,81 triliun, dibanding proyeksi pendapatan 2013 senilai Rp2,45 triliun. “Adanya perbaikan ekonomi global, khususnya perekonomian Amerika Serikat serta pasar ekspor yang masih sangat luas juga turut berkontribusi terhadap pendapatan perseroan,” kata Andri.

Dia juga menambahkan, jenis kendaraan murah ramah lingkungan (low cost green car /LCGC) memberi kontribusi positif bagi angka penjualan perseroan. Disebutkan, penjualan perseroan sekitar 90% akan dihasilkan dari penjualan pada segmen after market dan sisanya disumbang dari penjualan di OEM.

Kata Andri, sebagian kecil penjualan perseroan juga telah masuk ke beberapa agen tunggal pemegang merek. Sementara itu, penjualan terbesar perseroan berasal dari pasar ekspor sekitar 70 persen, seperti ke negara Amerika Serikat, Singapura, dan Jepang. Sedangkan sisanya berasal dari penjualan domestik.

Di samping itu, perseroan melalui anak perusahaannya, PT Prapat Tunggal Cipta akan melakukan ekspansi pasar. Menurut Andri, untuk memperluas distribusi penjualan, pihaknya akan membuka cabang di beberapa wilayah yang telah beroperasi di 2013.

Sedianya perseroan akan membuka cabang di Samarinda, Sulawesi Selatan dan Pekan Baru. pengembangan ke luar Jawa lantaran selama ini pasar radiator dan filter hanya berfokus di Jawa dan Sumatera,”Rencananya cabang ini akan beroperasi pada tahun ini,”ujarnya.

Untuk melancarkan aksi korporasinya, perseroan mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp100 miliar. Capex tersebut akan digunakan untuk pemeliharaan, mengganti atau peremajaan serta memperbaiki lini produksi dan pembuatan mould dan dies. (bani)

BERITA TERKAIT

Zurich Jamin Kesehatan Hingga Rp30 miliar - Luncurkan Produk Critical Advantage

    NERACA   Jakarta - Zurich Indonesia meluncurkan produk asuransi untuk penyakit kritis yaitu Zurich Critical Advantage (ZCA). Produk…

The Fed Melunak, BI Diprediksi Turunkan Bunga

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan menjadi 5,75 persen dari…

Investasikan Dana Rp 87,68 Miliar - Unitras Borong 22,6 Juta Saham Saratoga

NERACA Jakarta -PT Unitras Pertama memborong 22,6 juta saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) untuk investasi. Dalam siaran persnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Sentimen BI Rate Jadi Katalis Positif Sektor Properti

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% mendapatkan…

Siapkan Dana Investasi US$ 100 Juta - Saratoga Bangun Rumah Sakit di Bekasi

NERACA Jakarta –Genjot pertumbuhan portofolio investasi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terus mengembangkan investasinya. Salah satunya yang tengah dikembangkan…