Bahasa Indonesia Ditargetkan Jadi Bahasa Internasional ke-7

NERACA

Seiring kemajuan yang dicapai oleh bangsa Indonesia di era global saat ini, peran Indonesia dalam pergaulan antarbangsa telah menempatkan bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa yang dipandang penting di dunia.

Perlu kita akui, bahasa Indonesia memang semakin diminati warga dunia. Buktinya akhir-akhir ini mahasiswa asing sangat antusias mengikuti program belajar Bahasa Indonesia di puluhan negara di dunia.

Negara Bulgaria misalnya. Universitas Sofia, salah satu universitas di negara tersebut telah mempunyai Kelas Bahasa Indonesia dengan siswa yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Selain Bulgaria, ternyata bahasa Indonesia juga dipelajari di lebih dari 45 negara di dunia. beberapa diantaranya adalah Australia, Jepang, Vietnam, Mesir, dan Italia. hal ini membuat bahasa Indonesia masuk ke dalam peringkat 10 besar bahasa yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.

Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Dr Sugiyono mengatakan Bahasa Indonesia ditargetkan menjadi bahasa internasional ke-7 di dunia.

"Peningkatan fungsi Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional telah tertuang dalam Undang-undang Nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa dan lambang negara serta lagu kebangsaan Pasal 44 ayat 1,2 dan 3," kata Sugiyono pada Rapat Implementasi UU Kebahasaan di Manado belum lama ini.

Dalam UU no 24 tahun 2009 pasal 44 ayat 1 hingga 3 disebutkan pemerintah meningkatkan fungsi Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional secara bertahap, sistematis dan berkelanjutan. Ayat kedua menyebutkan peningkatan fungsi Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional sebagaimana dimaksud pada ayat satu dikoordinasi oleh lembaga kebahasaan.

Sementara ayat ketiga, ketentuan lebih lanjut mengenai peningkatan fungsi Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional sebagaimana dimaksud pada ayat satu diatur dalam peraturan pemerintah.

"Dengan adanya UU tersebut, maka sebelum bahasa lain menjadi urutan ke-7 dalam bahasa internasional, Indonesia akan berupaya untuk masuk diurutan itu," ungkap dia.

Seperti diketahui, dari begitu banyak bahasa yang digunakan oleh penduduk dunia, baru enam bahasa yang dijadikan sebagai bahasa internasional yang resmi diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ke - 6 bahasa resmi internasional tersebut adalah Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Bahasa Spanyol, Bahasa Rusia dan Bahasa Perancis.

Bahasa tersebut dipilih berdasarkan pada jumlah banyaknya pengguna bahasa itu serta kepopulerannya. Semakin banyak pengguna suatu bahasa serta semakin penting bahasa tersebut, maka bisa saja menyusul ke dalam daftar bahasa resmi dunia internasional tersebut.

BERITA TERKAIT

BP Tapera Ditargetkan Terbentuk Maret 2018

    NERACA   Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Keuangan menargetkan Badan Pengelola Tabungan…

Menperin Nilai Indonesia Siap ke Arah Industri Berbasis Digital - Sektor Riil

NERACA Jakarta – Pelaku industri nasional perlu memanfaatkan perkembangan bisnis dan teknologi dari era ekonomi digital saat ini, seperti yang…

Bappenas: Indonesia Belum Siap Ekonomi Digital - AKIBAT JARINGAN INTERNET BELUM MERATA

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro menilai Indonesia belum siap menghadapi era ekonomi digital. Pasalnya, infrastruktur penopang…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Tips agar Kuliah Tak Membosankan

  Tiap hari pergi ke kampus, mengerjakan tugas yang banyaknya tak tanggung-tanggung? Belum lagi menghadapi para dosen yang kadang seperti…

Melatih Anak untuk Tanggap Terhadap Bencana

      Indonesia dapat dikatakan sebagai 'supermarket' bencana, sebab beragam bencana terjadi di Indonesia silih berganti dari waktu ke…

18 SMK Direvitalisasi untuk Siapkan Tenaga Terampil di Perfilman

    Setidaknya terdapat 18 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tahun ini siap direvitalisasi untuk menyiapkan tenaga terampil di bidang…