Bank Capital Rencanakan Rights Issue

Ketatnya persaingan industri perbankan, memaksa untuk terus melakukan inovasi layanan dan termasuk peningkatan likuiditas. Maka menjawab kebutuhan likuiditas guna meraih peringkat Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II pada tahun depan, PT Bank Capital Tbk berencana mencari dana dengan penerbitan saham baru atau rights issue.

Presiden Direktur Bank Capital, Soejanto Soetjijo mengatakan, perseroan mematok dalam jangka 1,5 tahun modal perseroan sudah bisa mencapai Rp1 triliun. Dengan langkah tersebut, kedepan perseroan bisa melakukan kegiatan usaha lebih luas lagi dan tidak hanya sekedar melakukan penghimpunan dana untuk penyaluran kredit,”Saat ini sendiri posisi equity kita dah di posisi Rp930 miliar,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, untuk mengejar BUKU II tersebut perseroan akan mempertimbangkan usaha untuk melakukan aksi korporasi lewat penerbitan saham baru atau right issue. Namun, opsi tersebut bukanlah yang utama, karena dalam menaikan BUKU II perseroan berniat mengedepankan pertumbuhan secara organik.

Seperti diketahui, ruang lingkup BUKU 1 hanya dapat melakukan kegiatan penghimpunan dan penyaluran dana yang merupakan produk atau aktivitas dasar dalam Rupiah, kegiatan pembiayaan perdagangan, kegiatan dengan cakupan terbatas untuk keagenan dan kerjasama, kegiatan sistem pembayaran dan electronic banking dengan cakupan terbatas.

Sementara BUKU 2 dapat melakukan kegiatan produk atau aktivitas dalam rupiah dan valuta asing dengan cakupan yang lebih luas dari BUKU 1. Seperti dapat melakukan kegiatan treasury terbatas mencakup spot dan derivatif plain vanilla serta melakukan penyertaan sebesar 15% pada lembaga keuangan didalam negeri. (bani)

BERITA TERKAIT

Gelar Rights Issue - Radana Finance Bidik Dana Rp 696,5 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat struktur permodalan dalam rangka menunjang ekspansi bisnisnya, PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) bakal menggelar aksi…

Naiknya BI Rate Bikin NIM Bank Turun

  NERACA Jakarta – Kenaikan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate hingga 1,75 persen turun menurunkan marjin…

KAEF Bidik Dana Rights Issue Rp 4,92 Triliun

Genjot ekspansi bisnis lebih agresif lagi, PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) terus memperkuat likuiditas dan salah satu sumber pendanaanya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng MRT Jakarta - Intiland Bidik Recurring Income Lahan Parkir

NERACA Jakarta – Memanfaatkan kawasan yang dekat dengan stasiun MRT Lebak Bulus, PT Intiland Development Tbk (DILD) menuai banyak berkah…

Kejar Pertumbuhan Penjualan 20% - Lorena Mengandalkan Bisnis Angkutan Udara

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan penjualan atau sales naik sebesar 15% - 20% sepanjang 2019,  PT Eka Sari Lorena Transport…

BEI Perbanyak Sekolah Pasar Modal di DIY

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal guna menjaga ketahanan pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan sosialisai…