Matahari Buka Gerai di Sampit

Perluas pemasaran, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) kembali mengembangkan jaringannya dan meresmikan gerai ke-126 di Borneo City Mall. Gerai yang berlokasi di Jl Jendral Sudirman, Sampit ini merupakan gerai MDS ke-2 di wilayah Kalimantan Tengah, setelah sebelumnya telah hadir di kota Palangkaraya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Real Estate dan Store Planning Director LPPF Irwin Abuthan, pembukaan gerai baru ini melengkapi kehadiran MDS yang ke 10 di seluruh wilayah pulau Kalimantan,”Di samping pertimbangan secara ekonomis, di mana Sampit merupakan daerah kabupaten yang relatif maju. Hal ini ditunjang letak posisi kota strategis," ujarnya.

Dia mengungkap, MDS yang sejak awal berkomitmen untuk terus berekspansi ke berbagai wilayah di Indonesia, membuka gerai pertamanya di 2014 yaitu MDS Borneo City Mall. Atas area gerai tidak kurang dari 4.800 m, gerai MDS di Borneo City Mall menyuguhkan suasana belanja yang berbeda dengan pencahayaan ekslusif serta pilihan beragam merek produk ternama.

Irwin menuturkan, Borneo City Mall merupakan mall dengan lokasi yang cukup strategis dan mudah dijangkau hingga dipercaya mampu menambah kenyamanan berbelanja bagi pelanggan di kota Sampit dan sekitarnya,”Lokasi belanja ini sukses menjadi icon terbaru di kota Sampit," ujarnya.

MDS memberikan berbagai hadiah dalam pembukaan ini. Bersamaan dengan pembukaan gerai terbarunya ini, MDS juga berkesempatan untuk menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp30 juta kepada tiga Panti Asuhan berlokasi di sekitar wilayah gerai terbarunya.

Gerai MDS di Sampit telah menyerap tidak kurang dari 300 orang karyawan yang berasal dari penduduk lokal Sampit dan sekitar."Dengan hadirnya MDS di Sampit, terbukalah peluang kerja dan karier bagi tenaga kerja muda yang belum mendapatkan kesempatan selama ini. Sehingga diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di wilayah ini," terangnya.

Setiap gerai baru MDS yang diluncurkan memiliki nilai investasi yang bervariasi, berkisar antara Rp20 miliar sampai Rp30 miliar per gerai. Semua rencana pembiayaan tersebut bersumber dari kas internal. (bani)

BERITA TERKAIT

Tutup CGV di Mall of Indonesia - Graha Layar Masih Agresif Buka Layar Baru

NERACA Jakarta –PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) menutup kegiatan operasional layar lebar CGV di pusat perbelanjaan Mall Of I…

Tutup Gerai dan PHK Karyawan - Saham Hero Supermarket Menuai Pil Pahit

NERACA Jakarta – Keputusan PT Hero Supermarket Tbk (HERO) melakukan efisiensi dengan menutup sebanyak 26 gerai  dan melakukan pemutusan hubungan…

Buka Jaringan di Uzbekistan - Hotel Sahid Bangun Hotel Bintang Tiga

NERACA Jakarta- Dalam menunjang ekspansi bisnisnya di luar negeri, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) menggandeng kerjasama dengan Royal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Transaksi Sepekan Tumbuh 1,47%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin ditutup dengan peningkatan sebesar…

Luncurkan Transaksi GOFX - BKDI Incar Transaksi US$ 200 Juta Perhari

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan transaksi industri bursa berjangka, Indonesia Commodity & Derevatives Exchange (ICDX) atau PT Bursa Komiditi Derivatif…

BEI Optimis Target 100 Emiten Baru Tercapai

NERACA Jakarta – Penuhi tantangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menargetkan jumlah perusahaan yang melaksanakan penawaran umum saham perdana atau…