Terapkan Pendidikan Holistik Abad 21 - ASBI Luluskan 193 Murid Berprestasi

NERACA

Akademi Siswa Bangsa Internasional (Sampoerna AcademyBogor),belum lama ini melepas 193 lulusan pertama dari periode tahun ajaran 2013-2014.Mereka adalah siswa-siswi terpilih, yang berprestasi, berkarakter dan mempunyai jiwa kepemimpinan.

ASBI(Sampoerna AcademyBogor)merupakan salah satu konsep kunci dalam mendukung tujuan Putera Sampoerna Foundation untuk menciptakan pemimpin masa depan bangsa melalui pendidikan yang berkualitas dan bertaraf internasional.

ASBI (Sampoerna Academy Bogor) menerapkan pendidikan holistik abad 21 (21stCentury Learning) dan mengimplementasikan kurikulum standar Pendidikan Nasional dan Kurikulum Internasional (Cambridge IGCSE and Cambridge International A/AS level), secara konsisten menghasilkan murid-murid berprestasi di tingkat internasional.

Sejak tahun 2011, para murid ASBI (Sampoerna Academy Bogor) mendapatkan nilai tertinggi pada mata pelajaran Matematika, Seni & Desain, Biologi, Kimia, Teknologi Informasi & Komunikasi, Matematika Tambahan dan Fisika dapat menembus nilai rata-rata dunia dalam ujian sertifikat internasional IGCSE.

Akademi Siswa Bangsa Internasionalmeluluskan 473 siswa di empat sekolah di 4 kota tahun ini, yakni 96 siswa di SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy Palembang), 152 siswa di SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy Malang), 32 siswa di SMAN Bali Mandara (Sampoerna Academy Bali), dan 193 siswa di Akademi Siswa Bangsa Internasional (Sampoerna Academy Bogor).

Meskipun Akademi Siswa Bangsa Internasional (Sampoerna Academy Bogor) baru berdiri pada 2011, para siswa-siswi berhasil mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi. Salah satu lulusan tahun ini yang bernama Ismail Shaleh telah membanggakan nama ASBI (Sampoerna Academy) Bogor.

Ismail memperoleh nilai Ujian Nasional tertinggi di antara empat sekolah ASBI (Sampoerna Academy) yakni 54,72 atau rata-rata 9.12. Dia juga berhasil mengharumkan nama bangsa di level internasional dengan mendapatkan score A dalam AS Level di bidang Matematika, Biologi, dan Fisika di tahun 2013.

Sederet prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh lulusan ASBI (Sampoerna Academy Bogor) lainnya, antara lain Achmad Fahlevi yang dinobatkan sebagai juara kedua dalam Enviro Movie Competition se-Indonesia pada tahun 2013 dan Ayu Widya Meilani yang menyabet juara 1 dalam OSEBI 2014, Tari Saman pada tahun 2013.

“Kami merasa sangat bangga pada setiap prestasi yang telah mereka raih selama menempuh pendidikan di ASBI. Prestasi yang mereka raih tidak hanya dari segi akademis, namun juga dari segi non akademis. Ini memicu kami sebagai pendidik untuk terus mendidik adik kelas mereka menjadi calon pemimpin masa depan bangsa yang juga memiliki integritas, nilai-nilai moral, dan bertekad memberdayakan bangsanya,” tuturKepala Sekolah Akademi Siswa Bangsa Internasional (Sampoerna AcademyBogor), Wendy Armunando

BERITA TERKAIT

Sukseskan Pembangunan Berkelanjutan - Dunia Pendidikan Jadi Program Utama CSR JICT

Menyadari pentingnya dunia pendidikan untuk membawa perubahan yang lebih baik lagi, perusahaan operator pelayanan peti kemas pelabuhan Tanjung Priok, PT…

Pakar Hukum Mengapresiasi Penerapan Pendidikan Antikorupsi di Jateng

Pakar Hukum Mengapresiasi Penerapan Pendidikan Antikorupsi di Jateng NERACA Semarang - Pakar hukum sekaligus Rektor Universitas Diponegoro Profesor Yos Johan…

Genjot Pendidikan Tinggi, Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo Gagas Pendidikan Online & Pinjaman Kuliah Tanpa Bunga

MAROS, Partai Perindo akan memperjuangkan peningkatan pendidikan tinggi masyarakat lewat perguruan tinggi online hingga pinjaman tanpa bunga. Hal itu disampaikan…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Pentingnya Peran Peneliti untuk Mitigasi Bencana

  Kepala Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sri Sunarti Purwaningsih menilai pentingnya peran peneliti dan…

Perlukah Fatwa Haram untuk Games PUBG?

      Games Player Unknown's Battle Grounds (PUBG) semakin banyak menjadi perbincangan. Selain di kalangan anak muda yang gemar…

Pendidikan Swasta Perlu Diperkuat

    Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Rhenald Kasali melihat laporan bank Dunia tentang indeks Modal Insani 2018 menguatkan…