Belanja Modal Sierad Produce Turun 74,28%

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, penjualan PT Sierad Produce Tbk (SIPD) mengalami penurunan sebesar 41% dari Rp 1,11 triliun menjadi Rp 657 miliar. Hal yang sama juga terjadi pada laba bersih yang anjlok sebesar 55% dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini membuat perseroan untuk lebih konservatif.

Wakil Direktur Utama PT Sierad Produce Tbk, Eko P Sadjojo mengatakan, penurunan penjualan pada kuartal pertama membuat perseroan membuat perseroan lebih konservatif. Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 90 miliar untuk ekspansi, “Kami anggarkan capex kurang lebih Rp 90 miliar untuk memenuhi kebutuhan investasi tahun ini," katanya di Jakarta, Rabu (4/6).

Disebutkan, belanja modal tersebut turun 74,28% dibandingkan capex di tahun 2013 lalu yang sebesar Rp 350 miliar. Kata Eko, nantinya dana capex akan digunakan untuk pembangunan Commercial Farm di Jawa Barat. Kemudian untuk pembelian equipment dan freezer di Belfoods dan pembangunan store Belmart.

Dana ini rencananya akan berasal dari dana kas internal maupun pinjaman perbankan. Diharapkan dengan adanya pengembangan usaha ini, perseroan optimis masih dapat tumbuh. Sebagai informasi, PT Sierad Produce Tbk sebagai produsen produk terintegrasi di sektor pertanian ini, menargetkan pendapatan tahun ini sebesar Rp 3,2 triliun dan laba bersih Rp 15 miliar.

Perseroan berencana menggunakan capex untuk pengembangan bisnis di dua segmen, yaitu poultry (daging unggas) dan makanan. Untuk segmen poultry, perseroan akan membangun commercial farm di Jawa Barat, sedangkan untuk segmen makanan, perseroan berencana menambah gerai BelMart (minimarket ayam segar) dan melakukan pembelian equipment dan freezer di Belfood. (bani)

BERITA TERKAIT

Targetkan Produksi 400 Ribu Ton - BOSS Anggarkan Belanja Modal US$ 10 Juta

NERACA Jakarta – Danai operasional kinerja perusahaan guna memacu produksi tambang batu bara tumbuh lebih agrsif lagi, PT Borneo Olah…

Naik Turun Harga Tiket Pesawat

Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Carriers Association/INACA) sepakat untuk menurunkan tiket pesawat, yang sempat melambung beberapa waktu belakangan.…

Jokowi Diminta Turun Tangan Atasi Masalah PPP

  NERACA   Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembagunan (PPP) Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…