Direktur WIKA Lepas 1,4 Juta Saham

Direktur PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Budi Harto menjual 1.488.000 saham perseroan di harga Rp2.348,81. Penjualan terjadi pada 28 Mei 2014 sehingga meraih dana sebesar Rp3,49 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, dengan penjualan tersebut kepemilikan Budi menjadi 625.000 saham dari sebelumnya 2.113.000 saham. Penjualan tersebut merupakan alasan pribadi. Sebagai informasi, saat ini perseroan telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp 5,5 triliun. Angka ini naik apabila dibandingkan dengan nilai kontrak baru pada kuartal-I 2014 yang sebesar Rp 4,8 triliun,”Kontrak baru kita sampai saat ini Rp 5,5 triliun. Naik Rp 700 miliar dari kuartal-I kemarin,”kata Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Natal Argawan.

Menurut Natal, kontrak baru ini didominasi oleh proyek-proyek swasta seperti pembangunan perkantoran, pusat bisnis, dan properti. Tercatat, perolehan margin laba bersih perseroan di tahun 2013 lalu stabil di angka 4,8%. Peningkatan penjualan dari produk realty sebanyak 34,53% menjadi Rp 1,11 triliun dibandingkan dengan penjualan bersih dari produk realty pada tahun 2012 lalu yang hanya mencapai Rp 831,06 miliar."Kondisi ini didukung oleh adanya peningkatan penjualan dari produk realty sebanyak 34,53% menjadi Rp 1,11 triliun," tukasnya.

Sekedar informasi, laba bersih emiten berpelat merah ini mencapai Rp 167,51 miliar. Angka ini hampir mencapai 25% dari target laba bersih sepanjang 2014 yang sebesar Rp 678,65 miliar atau meningkat 24,68% dibandingkan laba hingga akhir 2013 lalu. Perolehan laba bersih ini didukung oleh menguatnya penjualan dari Rp 2,62 triliun menjadi Rp 2,79 triliun.

Selain itu, Wijaya Karya juga meraup berkah dari selisih kurs yang nilainya sebesar Rp 8,97 miliar rupiah. Hingga akhir tahun, salah satu dari BUMN karya ini menargetkan penjualan, termasuk proyek joint operation hingga Rp 18,82 triliun. (bani)

Related posts