Bumi Anugerah Makmur Kembangkan Artha Industrial Hill

NERACA

Karawang-Pertumbuhan Industri di Indonesia saat ini terus meningkat, karena kondisi pertumbuhan ekonomi yang cukup baik saat ini. Guna menunjang pertumbuhan tersebut, Artha Industrial Hill berencana turut berpartisipasi dalam menyediakan kawasan industri yang bertaraf International dan berwawasan lingkungan untuk industri ringan dan menengah.

“Dalam perkembangannya kami memilih lokasi kawasan di daerah Karawang Barat yang merupakan bagian dari kawasan-kawasan Industri yang lebih modern berkembang di daerah Jawa Barat,” ujar Samsul Hadi, Direktur PT Bumi Anugerah Makmur (PT BAM), dalam keterangan resmi yang dikutip, Minggu (1/6).

Karawang Barat posisinya sangat strategis karena, telah adanya jaringan jalan tol yang menghubungkan kawasan tersebut dengan Ibu Kota Jakarta dan kota-kota disekitarnya seperti Bandung, Cirebon, Bandara Soekarno–Hatta dan Pelabuhan Laut Tanjung Priok.

Kawasan Industri ini dapat diakses melalui jalan tol Jakarta–Cikampek, Exit di Km 46, Gerbang Tol Karawang Barat 2 dan Jalan Trans Heksa Karawang yang merupakan jalan utama yang menghubungkan beberapa Kawasan Industri di area tersebut yang telah dibangun secara Konsorsium oleh beberapa kawasan yang berlokasi sepanjang jalan tersebut.

“Kawasan Industri yang akan kami bangun dengan nama kawasan ARTHA INDUSTRIAL HILL akan dikelola oleh PT. Bumi Anugrah Makmur, ungkap Samsul seraya mengatakan untuk memulai pembangunan Kawasan Industri ini, kami mengadakan acara Ground Breaking pada hari Sabtu, tanggal 31 Mei 2014, di lokasi kawasan,” jelasnya.

PT BAM dalam beberapa tahun kedepan akan fokus dalam penyediaan kavling industri di atas lahan seluas 390 hektar, dengan fasilitas dan sarana dan prasarana yang akan dibangun antara lain Jalan Utama: Jalan Trans Heksa Karawang ROW 45.0 meter, Jalan dalam lingkungan kawasan ROW 30.0 m dan ROW 20.0 meter, Saluran drainase, penerangan jalan umum, Jaringan air bersih dan air Kotor, Water Treatment Plant dengan kapasitas 300 liter/detik, Waste Water Treatment Plan dengan kapasitas 240 liter /detik, Listrik PLN dan GAS, Jaringan Telepon, System Keamanan 24 Jam, Pemadam kebakaran, dan Dormitory dan Commercial Area.

Terkait dengan rencana pembangunan kawasan industri tersebut, PT. BAM akan membantu investor dalam urusan perijinan yang diperlukan. Pembangunan kawasan dan fasilitas pendukungnya direncanakan akan mulai dibangun secara bertahap, terhitung sejak 31 Mei 2014. Biaya pembangunan kawasan diperkirakan menghabiskan biaya sekitar Rp 1,5 Triliun.

Targetnya, awal 2015 para investor sudah dapat mulai membangun pabriknya di Artha Industrial Hill, dan sasaran investor yang dijaring adalah investor premium yang akan membangun industri ringan dan menengah seperti: elektronik, perakitan, dll. Sampai saat ini telah diperoleh beberapa calon Investor baik dalam maupun dari luar negeri.

Related posts