Tips Mengubah Warna Cat Hunian

Sabtu, 29/03/2014

Trend warna cat hunian memang kerap berubah setiap tahunnya, kebanyakan orang akhirnya mengubah warna huniannya. Selain untuk menghilangkan kejenuhan, mengganti warna cat hunian juga bisa menambah indah tampilan rumah. Namun beberapa orang pun ada yang memercayai hoki darisebuah warna cat pada hunian, untuk mendapatkan hoki hunian yang bagus, ada beberapa ilmu fengshui yang mungkin bisa menjadi referensi.

Dalam memadukan warna cat rumah, faktor keseimbanganlah yang paling utama untuk diperhatikan. Jangan sampai kita menggunakan banyak warna pada hunian, karena hal tersebut dapat menyebabkan melelahkan, bahkan mati rasa yang berakibat memengaruhi kita sekeluarga. Umumnya ada salah satu karakter warna yang bisa membuat kita jenuh.

Ada beberapa ahli fengshui yang mengusulkan untukwarna cat rumah agar mengikuti perbandingan warna secara umum, yaitu 60-30-10. Contoh : 60 persen darikamar mandiatauruang dapur(biasanya tembok) sebaiknya menjadi satu pola warna. Warna kabinet atau mebel untuk 30 persen di antaranya. Dan 10 persen untuk aksen dan aksesori seperti tanaman, karya seni dan linen.

Ada pula beberapa saran untuk tidak mengecat dapur kita dengan warna-warna bernuansa buah jeruk. Karena dalam prinsip feng shui, warna oranye menambah selera makan. Kecuali kalau kita mau gemuk, silakan menyapukan warna oranye. Setelah menentukan gabungan warna yang ingin kita gunakan, kita juga mesti perhatikan sejumlah hal berikut ini.

Pertama,perhatikan kualitascat. Hal ini mungkin terdengar sepele. Namun, saat ini banyak sekali produk pewarnadindingyang berkualitas rendah. Cepat pudar dan warna mudah berubah meski dinding baru saja selesai dicat. Penting diketahui, sebelum menentukan warna, sebaiknya kita mengetahui terlebih duluwarna cat yang sedang tren.

Jangan lupa, pilih cat yang mengandung 100 persen acrylic dan tahan terhadap sinar ultraviolet. Cat tersebut juga harus ramah lingkungan. Dan, yang terpenting ciri-ciri cat yang baik adalah mudah diaplikasikan dan dibersihkan. Lebih baik lagi jika cat itu tidak meninggalkan bau selama dan sesudah pengecatan.

Selanjutnya, pilih warna yang menciptakan harmoni pada keseluruhan ruangan. Selaraskan warna denganfurnitur,lantaiatau karpet. Ingat, warna yang dipilih secara tidak langsung menggambarkan suasana hati sang pemilik rumah. Sebagai contoh, warna merah menggambarkan energi, mobilitas, dan kehangatan. Warna putih menggambarkan kepolosan, kemurnian, dan kebersihan.

Perlu diperhatikan, pergantian warna dari satu ruang ke ruang lain sebaiknya mengalir. Maksudnya, hindari perubahan warna yang sangat kontras dari satu ruang ke ruang lain. Jika kita punya ide bagus dalam pemilihan warna maupun dekorasi, namun tidak usah mengerjakannya secara langsung, panggillah tukang yang memang sudah ahli dalam mengecat. Mungkin beberapa tips tersebut bisa membantu kita dalam memilih warna cat yang tepat untuk hunian kita.