Emiten BUMN Sektor Konstruksi Tebar Dividen

Rabu, 19/03/2014

NERACA

Jakarta- Masih positifnya kinerja beberapa emiten pelat merah menjadi berkah para investor atau pemegang sahamnya. Di sektor konstruksi, PT PP (persero) Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya (persero) Tbk (WIKA), dan PT Adhi Karya (persero) Tbk (ADHI) berniat membagikan dividen untuk tahun buku 2013 pada tahun ini.

Direktur Keuangan PT PP, Tumiyana mengatakan, perseroan mengusulkan pay out ratio sebesar 20 hingga 30%. Besaran ini tidak jauh berbeda dengan pay out ratio PT PP atas kinerja tahun buku 2012 yang juga sebesar 30 persen atau setara dengan Rp92,7 miliar. Namun jika mengacu pada hasil kerja tahun lalu maka dividen yang akan dibagikan jelas lebih besar. “Ada dividen, pay out rationya sekitar 20 hingga 30%,” katanya di Jakarta, kemarin.

Aksi ini dilakukan lantaran emiten pelat merah ini mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2013 lalu. PT PP membukukan kenaikan laba bersih sebesar 35,86% menjadi Rp420,72 miliar, bandingkan dengan posisi laba bersih pada tahun 2012 yang sebesar Rp309,68 miliar. Jadi, dengan posisi laba bersih dan asumsi pay out ratio tersebut maka tahun ini PT PP akan menebar dividen sekitar Rp84,14 miliar hingga Rp126,23 miliar. Namun, untuk usulan pay out ratio ini pihaknya masih akan menunggu persetujuan pemegang saham RUPST PTPP yang rencananya digelar pada 28 Maret mendatang.

Selain PTPP, PT Adhi Karya (persero) Tbk (ADHI) juga akan memberikan apresiasi kepada para pemegang saham melalui pembagian dividen. Direktur Utama Adhi Karya, Kiswodarmawan mengatakan, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada tanggal 14 maret lalu, menyetujui pembagian dividen dengan pay out ratio sebesar 30%. “Proses pembagian dividen akan dimulai dengan recording date pada 12 April mendatang. Sementara pencairannya dimulai pada 26 April 2014,” jelasnya.

Dengan posisi laba bersih Adhi Karya pada tahun 2013 mencapai Rp405,98 miliar, maka total dividen yang dibagikan berpotensi mencapai Rp121,79 miliar atau sekitar Rp67,71 per saham. Adapun Wijaya Karya juga berniat membagikan dividen pada tahun ini. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris perusahaan Wijaya Karya, Natal Agrawan. Sepanjang tahun 2013, perseroan mencatatkan kinerja yang positif dengan perolehan laba bersih meningkat 19,73% menjadi Rp569,94 miliar. “Jadi, tahun ini pasti ada pembagian dividen,” tegasnya.

Asal tahu saja, pada tahun lalu, emiten pelat merah ini juga telah membagikan dividen atas hasil kinerja tahun buku 2012. Perseroan membagikan dividen senilai Rp137,36 miliar atau setara dengan 30% dari total laba bersih di tahun 2012 yang sebesar Rp457,86 miliar. Jika diasumsikan, besaran dividen tahun buku 2013 tidak berubah, berarti tahun ini manajemen bakal menebar dividen sekitar Rp170,98 miliar. "Tahun-tahun sebelumnya besaran pay out ratio memang 30%, kalau besaran tahun ini tergantung persetujuan pemegang saham,” tambah Natal. (lia)