PDAM Jalin Kerjasama Dengan Tripika

Kabupaten Sukabumi

Rabu, 19/03/2014

Sukabumi - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sukabumi, jalin kerjasama dengan Polsek, Koramil serta Camat (Tripika/Tri Pimpinan Kecamatan), guna kelancaran pelayanan kelancaran air bersih dan asset vital PDAM, khususnya di wilayah Kecamatan Cibadak, Parungkuda dan Cidahu.

Direktur Utama PDAM Kabupaten Sukabumi, Ade Pemangku Rachmat kepada Neraca Selasa mengungkapkan, selain di wilayah Utara, pihaknya juga akan menjalin kerjasama Tripika di wilayah selatan. “Kerjasama tripika kecamatan ini juga akan kita lakukan di 24 Kecamatan lainnya se-Kabupaten Sukabumi,” tandas dia.

Ade Pemangku Rachmat menjelaskan, khusus penyaluran air bersih melalui jaringan di wilayah Kecamatan Cibadak, Cidahu dan Parungkuda, sudah lancar semenjak beberapa terakhir ini. Ia mengungkapkan, dari hasil penyelidikan tim teknis PDAM, terjadinya kerusakan jaringan air, diduga faktor kesengajaan pihak-pihak tertentu. “Dari jaringan kita menemukan sejumlah benda yang menyumbat pipa dan berakibat menghambat jalannya air. Dan kini semuanya sudah bersih dan sudah berjalan lancar sebagaimana mestinya,” terang Ketua FORKI ini.

Khusus dugaan sabotase ini, jelas dia, pihak PDAM telah menyerahkan penanganannya kepada pihak yang berwajib. “Kita fokus terhadap layanan air bersih kepada konsumen. Soal adanya dugaan sabotase, kita sudah serahkan penanganannya kepada pihak yang berwajib,’ ungkap dia.

Kerjasama Tripika Kecamatan ini, lanjut dia, sebagai upaya mencegah terjadinya hal serupa. “Dengan kerjasama ini kita harapkan aset kita terjaga dengan baik. Dan walaupun demikian, pihak PDAM terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi lagi hal yang tak diinginkan yang dapat merugikan PDAM dan konsumen,” papar Ade. (ron)

Tak hanya itu, Ade Pemangku Rachmat pun membantah dirinya turut mencalonkan diri sebagai calon Direktur Utama di PDAM Kota Sukabumi. “Banyak media memberitakan saya mencalonkan diri untuk posisi Dirut PDAM Kota Sukabumi tanpa konfirmasi,” ungkap dia.

Ade menyebutkan, informasi yang dihembuskan sebagian orang itu dan menjadi cernaan media, sebenarnya tidak salah. “Memang saya pernah berkarir di PDAM Kota Sukabumi. Dan secara tidak langsung ada juga teman-teman di PDAM Kota meminta saya untuk maju, tetapi saya tolak,” tegas dia.