Lagi, Telkom Ekspansi Ke Arab dan Amerika

Selasa, 18/03/2014

NERACA

Jakarta - Setelah sukses ekspansi ke negara Myanmar, kini PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) terus agresif ke negara lain. Melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin), Telkom melanjutkan ekspansi internasionalnya ke Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) tahun ini,”Program International Expansion (Inex) dengan Telin sebagai kendaraanya akan berlanjut pada tahun ini. Kami akan melangkah lebih jauh lagi setelah bermain di Asia Tenggara. Kita akan masuk ke pasar Timur Tengah dan AS,”kata VP Public Relations Telkom Arif Prabowo di Jakarta, Senin (17/3).

Dia menuturkan, Telin telah beroperasi di Singapura, Hong Kong, Timor Leste, Australia, Malaysia, AS dan Myanmar pada tahun lalu. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini pada 11 Desember 2013 telah mendirikan Telkom USA bertempat di California dan merupakan entitas anak yang 100% sahamnya dimiliki oleh Telin.

Telkom sendiri pada tahun lalu juga telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan AL-Lama Group. AL-Lama merupakan konglomerat bisnis cukup terpandang di Arab Saudi yang bergerak di berbagai bidang usaha, seperti properti, hotel, konstruksi, dan telekomunikasi.

Jangkauan bisnis AL-Lama mencapai kawasan Timur Tengah dan Afrika. Adanya MoU tersebut menjadikan AL-Lama sebagai rekanan lokal untuk berbagai layanan Telkom Group yang akan dipasarkan di Arab Saudi.

Masuknya Telkom ke AS bentuk implementasi strategi follow the traffic. Di mana trafik, khususnya data banyak bermuara di Amerika Serikat, sehingga sangat potensi untuk membangun dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu Hub untuk seluruh Asia Tenggara,”Captive market terbesar di Asia Tenggara adalah Indonesia dengan jumlah pengguna broadband yang terbesar," paparnya.

Presiden Direktur Telin Syarif Syarial Ahmad menambahkan, tahun 2013 merupakan pondasi awal kesuksesan Telin di tahun 2014. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan perusahaan dalam melampaui target pendapatan hingga 34,9 persen, angka tersebut melebihi total pertumbuhan beban sebesar 24,4 persen.“Pada tahun ini kami memperbaiki skenario dan business plan Perusahaan, persiapan pencapaian target pendapatan bagi Telkom Australia dan Telin Timor-Leste serta tidak luput dari perhatian Telin adalah pengembangan infrastruktur jaringan, mengingat infrastruktur inilah yang nantinya akan membawa Telin dan footprint-nya berhasil dalam pencapaian target pendapatan,” jelasnya. (bani)