Peringkat Trikomsel Turun Jadi A-

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) merubah peringkat PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) menjadi A- dari A. Selain itu, peringkat obligasi Wajib Konversi I tahun 2012 menjadi BBB dari A-. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta,kemarin.

Disebutkan, outlook dari peringkat tersebut adalah stabil. Adapun perubahan peringkat disebabkan oleh melemahnya struktur permodalan dan perlindungfan arus kas perseroan sebagai dampak dari aktivitas pembayaran yang agresif.

Peringkat tersebut mencerminkan kuatnya posisi pasar perseroan dalam bisnis ritel dan distribusi produk telekomunikasi, jaringan ritel dan distribusi yang ekstensif, dan produk yang cukup terdiversifikasi. Namun peringkat tersebut dibatasi oleh tingginya kebutuhan modal kerja perseroan, struktur permodalan yang agresif, dan persaingan yang ketat.

Komposisi pemegang saham perseroan per 30 September 2013, dimiliki oleh J.P Morgan Bank Luxembourg SA. RE JP Morgan (51,7%, Canopus Finance Limited 25,7%, Standard Chartered Bank Private Equity 13,5%, Sugiono Wiyono Sugialam 1,2%, dan publik 7,9%.

Tahun ini, perseroan memasang target konservatif seiring dengan fluktuasinya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Oleh karena itu, rencana perseroan membangun beberapa gerai masih di kaji lebih dalam. Tahun lalu, Trikomsel menambah 128 gerai baru, dan anak usahanya, PT Global Teleshop Tbk (GLOB), menambah 50 gerai. Sebagai patokan, hingga tutup buku 2012, total gerai perusahaan itu mencapai 1.027 unit. Perinciannya, jumlah toko OkeShop mencapai 707 unit dan GlobalTeleshop mencapai 320 unit. Jumlah diler perusahaan mencapai 15.542 diler. (bani)

BERITA TERKAIT

Laba Bersih BFI Finance Menyusut 28,9%

Di kuartal pertama 2024, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mencatatkan laba bersih Rp361,46 miliar atau turun 28,9% dibanding priode…

MPX Logistics Bagi Dividen Final Rp3 Miliar

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT MPX Logistics International Tbk. (MPXL) memutuskan pembagian dividen final Rp3 miliar dan perombakan…

Hartadinata Targetkan Pendapatan Naik 48%

Tahun ini, PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 48% Rp18,9 triliun dan laba bersih tumbuh 39,34% menjadi…

BERITA LAINNYA DI

Laba Bersih BFI Finance Menyusut 28,9%

Di kuartal pertama 2024, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mencatatkan laba bersih Rp361,46 miliar atau turun 28,9% dibanding priode…

MPX Logistics Bagi Dividen Final Rp3 Miliar

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT MPX Logistics International Tbk. (MPXL) memutuskan pembagian dividen final Rp3 miliar dan perombakan…

Hartadinata Targetkan Pendapatan Naik 48%

Tahun ini, PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 48% Rp18,9 triliun dan laba bersih tumbuh 39,34% menjadi…