Buyback Saham, PTBA Anggarkan Rp 428,33 Miliar

Senin, 10/03/2014

Meskipun PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan penurunan laba bersih tahun 2013 sebesar 37% dari Rp 2,90 triliun di tahun 2012 menjadi Rp 1,83 triliun, namun kondisi tersebut tidak mempengaruhi aksi korporasi perseroan untuk melakukan buyback saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, perseroan menganggarkan dana sebesar Rp428,33 miliar untuk pembelian kembali (buyback) saham perseroan. Aksi buyback saham akan dilakukan secara bertahap dalam periode 10 Maret 2014 sampai Rp9 Juni 2014. Dana yang telah disiapkan tersebut untuk membeli saham perseroan sebanyak-banyaknya 1,53% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Adapun dana buyback saham bersumber dari saldo laba belum dicadangkan per 31 Desember 2013 tercatat sebesar Rp1,61 triliun. Sedangkan, untuk membantu aksi ini, perseroan menunjuk PT Danareksa Sekuritas. Sebagai informasi, sepanjang tahun 2013, perseroan membukukan penurunan kinerja keuangan dengan mencatatkan penurunan laba 37% dan penjualan turun jadi Rp11,21 triliun dari tahun sebelumnya Rp11,59 triliun.

Tahun ini, PTBA menargetkan penjualan batu bara sebanyak 24,7 juta ton, naik 38% dari realisasi tahun lalu yang sebesar 17,8 juta ton. Angka 24,7 juta ton itu terdiri dari ekspor 55% dan penjualan domestik 45%. Target 24,7 juta ton di antaranya berasal dari produksi PTBA 19,8 juta ton dan dari pembelian batu bara anak usaha 3,98 juta ton.

Sekretaris Perusahaan PTBA Joko Pramono pernah bilang, peningkatan penjualan itu akan dicapai di antaranya dengan cara memprioritaskan ekspor batu bara berkalori tinggi,”Tahun ini kami menargetkan ekspor 13,5 juta ton, naik 40% dari ekspor tahun lalu 9,6 juta ton,” ujarnya. (bani)