Express Group dan Electronic City Mengajak Masyarakat Berbagi Buku

Sabtu, 08/03/2014

Salah satu faktor rendahnya minat baca masyarakat dan anak-anak adalah karena minimnya akses dan fasilitas pendidikan seperti buku bacaan. Terhadap hal ini, Express Group bekerjasama dengan PT Electronic City Indonesia, Tbk mengajak masyarakat untuk ikut serta membantu fasilitas bacaan bagi anak-anak untuk mendorong minat baca mereka.

NERACA

Minat membaca masyarakat Indonesia saat ini masih tergolong sangat rendah.Menurut UNESCO, indeks membaca masyarakat Indonesia hanya mencapai angka 0,01% yang artinya bahwa dari seribu penduduk, hanya ada satu orang yang masih memiliki minat membaca yang tinggi.

Peduli terhadap hal tersebut, belum lama ini Express Group bekerjasama dengan PT Electronic City Indonesia, Tbk (kode saham: ECII) meluncurkan program aksi peduli yaitu “Express Your Concern” yang bertujuan untuk mengajak masyarakat Indonesia lebih peduli akan minat membaca melalui donasi buku bacaan yang nantinya akan disumbangkan kepada anak-anak usia sekolah melalui Yayasan Rama-Rama serta Komunitas Masyarakat Gemar Membaca (MAGMA) yang turut bekerjasama dalam program ini. Kerjasama dengan kedua Yayasan ini sengaja dilakukan agar penyaluran buku dapat tepat sasaran.

Program aksi peduli “Express Your Concern” ini akan disalurkan melalui dua cara yaitu melalui unit-unit Taksi Express yang beroperasi diwilayah Jadetabek dengan cukup menaruh buku yang ingin disumbangkan pada unit Taksi Express yang sudah ditentukan atau menitipkannya kepada pengemudi Taksi Ekspress. Selain itu, disediakan juga Drop Box di 38 toko Electronic City yang berlokasi strategis di wilayah Jabodetabek untuk mempermudah masyarakat mendonasikan buku-bukunya.

Presiden Direktur Express Group, Daniel Podiman mengatakan bahwa salah satu faktor rendahnya minat baca masyarakat dan anak-anak adalah karena minimnya akses dan fasilitas pendidikan seperti buku bacaan.

“Express Group peduli terhadap hal ini dan ingin mengajak masyarakat untuk ikut serta membantu fasilitas bacaan bagi anak-anak untuk mendorong minat baca mereka. Upaya memberikan fasilitas buku bacaan ini penting untuk meningkatkan pendidikan dan wawasan khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus nantinya. Kami menyambut baik kerjasama dengan pihak Electronic City yang memiliki kepedulian yang sama terhadap dunia pendidikan,” kata Daniel Podiman.

Sementara itu, Fery Wiraatmadja selaku Commercial and Investor Relations Director PT Electronic City Indonesia, Tbk menyatakan antusiasmenya dalam program kerjasama ini. Electronic City, sambung dia, sebagai perusahaan retail elektronik modern dengan toko yang tersebar di seluruh Indonesia mendukung segala bentuk kegiatan sosial bersama pihak-pihak yang memiliki kepedulian, dalam hal ini kepedulianterhadap pendidikan di Indonesia. Dimana melalui program donasi buku ini, masyarakat pada umumnya dan para pelanggan Electronic City pada khususnya dapat berpartisipasi untuk menaruh buku yang akan disumbangkan di 38 toko Electronic City di wilayah Jabodetabek.

“Harapan kami, semakin banyak titik Drop Box yang tersebar, semakin banyak buku yang terkumpul dan cita-cita kita bersama untuk meningkatkan minat membaca anak-anak bisa tercapai,” ujarFery.

Buku-buku yang sudah terkumpul nantinya akan diserahkan kepada Yayasan Rama-Rama dan MAGMA setelah periode pengumpulan berakhir, untuk kemudian disalurkan melalui seluruh cabang Yayasan dan lokasi Taman Bacaan MAGMA sebagai fasilitas buku bacaananak-anak pada yayasan mereka di berbagai lokasi.

Yayasan Rama-rama adalah yayasan sosial yang didirikan oleh Retno Palupi Noya. Dimana Yayasan ini telah mendirikan beberapa Taman Bacaan Masyarakat (TBM) gratis di sejumlah wilayah pedesaan untuk memenuhi kebutuhan membaca anak-anak prasekolah, taman kanak-kanak, SD, SMP, dan SMA. Bahkan bersama Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Yayasan ini merencanakan untuk menjadikan tempat tersebut sebagai pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).

“Jika melihat pendidikan di Indonesia, memang faktor yang harus sangat diperhatikan adalah penyediaan fasilitas termasuk buku-buku bacaan. Program kepedulian ini sangat bagus dan membanggakan, apalagi didukung oleh Taksi Express dan Electronic City yang punya jaringan luas untuk mengumpulkan buku ini. Saya berharap antusiasme masyarakat juga tinggi seperti kami, untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini,” kata Retno Palupi Noya.

Sedangkan MAGMA (Masyarakat Gemar Membaca) merupakan yayasan yang menaungi 55 Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang merupakan simpul pendidikan informal masyarakat Tangerang Selatan. Yayasan ini berdiri untuk membantu masyarakat Tangerang khususnya dalam meningkatkan mutu pendidikan.