BEI Kaji Implementasi Laporan Keuangan XBRL

Jumat, 28/02/2014

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengkaji pengimplementasian sistem pelaporan berbasis "extensible business reporting language" (XBRL) yaitu format pelaporan elektronik standar global untuk mempertukarkan atau mendistribusikan informasi bisnis,”Implementasi XBRL ini dalam rangka meningkatkan efisiensi, akurasi dan keandalan pelaporan yang dilakukan emiten kepada Bursa," kata Sekertaris Perusahaan BEI, Irmawati Amran di Jakarta, Kamis (27/2).

Dia menjelaskan, XBRL merupakan standar global untuk format elektronik yang digunakan untuk mempertukarkan atau mendistribusikan informasi bisnis. Dalam implementasi XBRL, lanjut dia, semua informasi yang akan disampaikan diberikan tanda atau "tagging" yang memungkinkan komputer secara langsung mengenali informasi sehingga dapat segera diolah tanpa melakukan pengetikan ulang.

Menurutnya, standar ini memungkinkan pelaporan yang dilakukan emiten dapat dengan mudah diolah, dibandingkan atau diubah menjadi berbagai format lain. Dia menyebutkan, secara umum XBRL bukan merupakan standar akuntansi sehingga tidak mengubah apa yang sudah biasa dilaporkan emiten selama ini. XBRL hanya akan mengubah bagaimana laporan disampaikan kepada Bursa.

Kata Irmawati menambahkan XBRL juga tidak menggantikan sistem pelaporan elektronik "IDXnet" yang selama ini sudah digunakan sebagai sarana penerima pelaporan emiten, namun hanya mengubah bentuk yang digunakan menjadi yang sudah dilengkapi "tagging" XBRL, sehingga siapapun dapat dengan mudah mengolah informasi tersebut."Sebagai tahap awal, BEI akan mulai dengan menerapkan XBRL pada form laporan keuangan, meliputi empat laporan yaitu laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas,”ujarnya. (bani)