Pendapatan Astra Graphia Capai Rp 2,26 Triliun

Rabu, 26/02/2014

NERACA

Jakarta – Sepanjang tahun 2013, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp2,26 triliun atau meningkat 9,71% dibanding tahun sebelumnya Rp2,06 triliun.Disebutkan, naiknya pendapatan bersih tersebut seiring dengan naiknya beban pokok pendapatan sekitar 8,05% menjadi Rp1,61 triliun dari tahun sebelumnya Rp1,49 triliun.

Hal tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (25/2). Di samping itu, beban penjualan juga bertambah menjadi Rp197,32 miliar dari Rp180,7 miliar, beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp173,45 miliar dari Rp169,35 miliar dan kerugian selisih kurs melonjak menjadi Rp11,63 miliar dari Rp3,35 miliar dan bagian atas rugi bersih pengendalian bersama entitas naik menjadi Rp9,07 miliar dari Rp2,19 miliar.

Kendati demikian, perseroan berhasil meningkatkan penghasilan keuangan menjadi Rp7,8 miliar dari Rp4,48 miliar dan penghasilan lain-lain bersih menjadi Rp7,41 miliar dari Rp4,22 miliar. Di samping itu, perseroan juga mampu mengurangi biaya keuangan dari Rp3,32 miliar menjadi Rp1,4 miliar.

Adapun, laba bersih perseroan tercatat Rp209,01 miliar atau naik 22,09% dibanding tahun 2012 senilai Rp171,19 miliar. Laba per saham dasar dan dilusian meningkat menjadi Rp154,93 dari Rp126,90 per saham.Jumlah aset perseroan pada akhir 2013 tercatat sebesar Rp1,45 triliun atau bertambah 16,94 persen dibanding akhir 2012 senilai Rp1,24 triliun. Jumlah utang perseroan juga meningkat menjadi Rp714,56 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp606,92 miliar.

Diawal perdagangan Selasa kemarin, saham perseroan dibuka pada level Rp1.850 per saham atau naik 10 poin dibanding penutupan perdagangan Senin awal pekan di level Rp1.840 per saham. Posisi saham ASGR pukul 15.25 WIB berada di level Rp1.855 per saham.

Belum lama ini, perseroan mendirikan anak usaha baru bernama PT Astragraphia Xprins Indonesia. Dalam pendirian anak perusahaan baru tersebut, modal yang disetorkan kurang dari 20% ekuitas perseroan. Pendirian anak perusahaan ini dilakukan antara peseroan dengan anak perushaaan lainnya, yakni PT Astra Graphia Information Technology.

Modal disetor PT Astragraphia Xprins Indonesia sebesar Rp125 juta, di mana modal yang disetor perseroan sebesar Rp124 juta atau sekitar 99,2%. Sedangkan sisanya 0,8% atau setara Rp1 juta oleh PT Astra Graphia Information Technology. Rencananya, PT Astragraphia Xprins Indonesia akan mengambil alih dan meneruskan serta mengembangkan kegiatan usaha yang terkait perdagangan, percetakan, kurir dan jasa titipan.

Kegiatan usaha tersebut saat ini dilakukan divisi Xprins dan Layan Gerak Operation perseroan. Dengan terealisasinya rencananya ini, perseroan akan fokus menjalankan kegiatan usaha utama. Adapun, pengalihan unit bisnis Xprins dan Layan gerak Operation perseroan kepada PT Astragraphia Xprins Indonesia akan dilakukan bertahap.(bani)