ABM Investama Kucurkan Dana Rp 283,70 Juta

Senin, 10/02/2014

PT ABM Investama Tbk (ABMM) melalui anak usahanya PT Reswara Minergi Hartama pada Januari 2014 mengucurkan dana untuk eksplorasi batu bara sebesar Rp283,70 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur Utama PT Reswara Minergi Hartama Tbk, Harry Asmar mengatakan, program pemboran infil driling sebanyak lima lubang bor dengan total kedalaman 346,9 meter dan geophysical logging sebanyak lima lubang bor dengan kedalaman 312,17 meter,”Pihak yang melakukan eksplorasi pada lokasi tersebut yaitu PT Tata Bara Utama (pemboran) dan CV Martiel Cahaya Perkasa (logging)," kata Harry.

Menurut Harry, pemilihan areal dilakukan pada area wilayah konsesi batu bara PT Mifa Bersaudara yang merupakan group dari PT Media Djaya Bersama (anak usaha Reswara) di Kabupaten Aceh Barat, provinsi Nagroe Aceh Darussalama (NAD),”Hasil aktivitas tersebut bertujuan untuk meningkatkan kenyakinan terhadap interpretasi cadangan yang sudah ada," ucap Harry.

Sebagai informasi, PT ABM Investama Tbk mendapat utang senilai US$ 450 juta (Rp 4,5 triliun) dari 3 bank internasional dan 1 bank BUMN. Disebutkan, pinjaman ini digunakan untuk tambahan modal anak usaha. Dimana konsolidasi pendanaan ini akan meningkatkan kemampuan ABMM dalam memperkuat arus kas, di mana strategi ini akan meningkatkan solvabilitas perusahaan sekaligus mengurangi eksposur perseroan terhadap risiko liabilitas.

Utang tersebut akan dikucurkan kepada seluruh anak usaha perseroan, kecuali PT Sumberdaya Sewatama (SS) yang telah menerbitkan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pihak yang memberi pinjaman antara lain Grup OCBC (OCBC Bank Singapore dan PT Bank OCBC NISP Tbk), DBS Bank Singapore, PT Bank ANZ Indonesia, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). (bani)