Dahlan Pelit Bicara Soal Merger PGN

Rabu, 05/02/2014

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan tidak ingin berbicara soal wacana akuisisi PT Pertamina (Persero) terhadap PT PGN Tbk sebelum hasil kajian PT Danareksa Sekuritas dan PT Bahana Securities selesai,”Saya tidak mau ngomong. Soal itu saya tidak akan bicara dulu,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurut Dahlan, dirinya hanya akan membeberkan soal Pertamina-PGN berdasarkan kajian PT Danareksa Sekuritas dan PT Bahana Securities. Sebelumnya, Dahlan menunjuk dua perusahaan sekuritas BUMN tersebut untuk membuat untuk menentukan opsi yang terbaik dan profesional atas rencana aksi korporasi antara Pertamina dan PGN.

Menurut Dahlan, untuk melaksanakan akuisisi tersebut terdapat dua ide, yaitu dilakukan dalam dua tahap, dan satu tahap. Opsi pertama atau dalam dua tahap, maka tahap pertama PGN membeli PT Pertagas (anak usaha Pertamina di bidang gas), kemudian tahap kedua, PGN dibeli PT Pertamina.

Sementara jika menempuh opsi kedua yaitu satu tahap, maka Pertamina bisa langsung membeli PGN, namun dipastikan entitas PGN tidak akan hilang atau tetap eksis sebagai perusahaan energi terbesar di Indonesia.

Terkait wacana penyatuan kedua perusahaan tersebut, sejumlah kalangan menyebutkan hal itu telah mengakibatkan harga saham PGN di pasar modal merosot,”Saya juga tidak mau ngomong soal itu (tuduhan harga saham PGN turun). Nggak lah, saham PGN turun bukan karena itu," ujar Dahlan. (bani)