Cukup Modal, Protelindo Siap Akuisisi BTS

Mengklaim memiliki kas keuangan yang sehat dan kuat, anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) mengaku siap untuk melakukan akisisi maupun pembangunan tower skala besar,”Kami bersiap untuk akisisi untuk melakukan pembangunan tower dalam skala besar, kita siap. Kami punya neraca yang kuat,”kata Direktur Utama Protelindo, Adam Gifari di Jakarta, Selasa (28/1).

Menurutnya, saat ini perseroan memiliki kesiapan dana hingga mencapai Rp3 triliun. Dengan demikian, perseroan dapat melakukan sejumlah aksi korporasi besar tanpa perlu meningkatkan porsi utang perbankan,”Perusahaan memiliki likuiditas sebanyak Rp3 triliun yang dapat kami gunakan tanpa harus meningkatkan porsi utang untuk pengembangan bisnis tower. Likuiditas tersebut berasal dari Ebitda dari saldo kas. Jumlahnya di atas Rp3 triliun untuk 12 bulan ke depan," jelasnya.

Perseroan sendiri saat ini tengah menjajaki proses akuisisi anak usaha PT Telkomsel, Mitratel. Di mana, selain perseroan, pihak lain yang turut menyatakan minat adalah PT Tower Bersama Tbk (TBIG). Adanya akuisisi tersebut, diyakini akan semakin meningkatkan nilai perusahaan yang pada akhirnya akan meningkatkan kontribusi pada kinerja keuangan perseroan.

Kata Adam Gifari, saat ini ada tiga konsumen besarnya yaitu satu perusahaan dari luar negeri, Telkomsel dan XL. Untuk masalah pendapatan, terdapat beberapa perusahaan yang telat melakukan pembayaran karena memang memiliki masalah dalam perusahaannnya.

Tercatat per 30 September 2013, Protelindo menjadi perusahaan menara independen terbessar di Indonesia dengan 9.379 menara dan 17.605 penyewa. Sedangkan induknya yaitu TOWR memiliki kapitalisasi pasar mencapai Rp30 triliun. Saat ini, sebanyak 32,7% saham dimiliki pihak keluarga yang juga memiliki bisnis rokok, sebanyak 47,15% dimiliki PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). (nurul)

Related posts