MDRN Siap Menuai Panen Bisnis 7-Eleven - Suntik Modal Rp 200 Miliar

NERACA

Jakarta – Masih berprospeknya bisnis makanan cepat saji di Indonesia, membuat pemain-pemain baru datang dengan berbagai macam francshise yang ditawarkan. Namun ketatnya persaingan bisnis satu ini, PT Modern Internasional Tbk (MDRN) terus berekspansi dengan menambai gerai-gerai baru bisnis jaringan 7-Eleven.

Bahkan untuk menguasai pasar, perseroan terus memperkuat modal anak usaha PT Modern Putra Indonesia menjadi Rp449,9 miliar dari Rp249,9 miliar. Hal ini dilakukan menyusul telah ditingkatkannya modal dasar anak perusahaan dari Rp300 miliar menjadi Rp 1 triliun. Disebutkan, perseroan akan meningkatkan penyertaan saham dengan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp200 miliar, dari Rp249,9 miliar. Hal ini bertujuan untuk mendukung usaha entitas anak dalam mengembangkan dan mengoperasikan gerai 7-eleven, untuk masa dua puluh tahun dan masa perpanjangan 10 tahun. Selain itu juga untuk memperkuat struktur permodalan entitas anak.

Menurut hasil riset KBD Daewoo Research, dengan suntikan modal kepada anak usaha membuktikan bila PT Modern Internasional Tbk makin mengandalkan bisnis jaringan 7-Eleven sehingga terus ekspansi untuk menambah gerai yang dikelola PT Modern Putra Indonesia, “Kami melihat langkah MDRN menyuntikkan modal Rp 200 miliar untuk memperkuat struktur permodalan dan ekspansi gerai 7-Eleven diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap kinerja keuangan perseroan di masa mendatang,"demikian mengutip hasil riset KDB Daewoo Research, di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, sampai akhir 2013, penjualan dari bisnis 7-Eleven berpotensi mampu memberikan kontribusi 65% dari total penjualan konsolidasi perseroan. Sampai November 2013 jumlah gerai 7-Eleven naik menjadi 143 gerai dari 117 gerai pada 2012. Saham MDRN pada perdagangan Jumat kemarin stagnan di level 780 dengan volume 92 saham senilai Rp35,8 juta.

Pihak manajemen mencatat, jumlah gerai 7-eleven saat ini mencapai 48.000 gerai di 18 negara. Sampai dengan November 2013, PT Modern Putra Indonesia sendiri telah memiliki 143 gerai 7-eleven yang berlokasi di Jakarta. Targetnya, tahun 2013 lalu jumlah gerai 7-eleven bisa mencapai 167 gerai.

Pada kuartal ketiga 2013, MDRN mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan (ditanggungkan) kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 41,58 miliar, naik 5,95% dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 39,24 miliar.

Penjualan perseroan yang bergerak di bidang perdagangan dan pendistribusian barang naik 21,66% menjadi Rp 896,05 miliar hingga kuartal ketiga 2013 dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 736,50 miliar. Perseroan mengalami kenaikan beban penjualan. Adapun beban pokok penjualan perseroan naik 17,24% menjadi Rp 546,04 miliar hingga kuartal ketiga 2013 dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 465,71 miliar. (bani)

Related posts