Pemilu Tidak Akan Hambat Pasar Modal

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis industri pasar modal Indonesia masih bisa tumbuh di tahun 2014 meskipun memasuki tahun pemilihan umum (pemilu). Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, pasar modal Indonesia di tahun 2014 harus diantisipasi agar mengalami peningkatan yang cukup baik dengan memperbaiki Pekerjaan Rumah (PR) yakni mengalami beberap defisit, “Untuk itu pemerintah harus memperbaiki. Ketiga ini harus diperbaiki dan diawasi, antara lain defisit neraca perdagangan, defisit neraca transaksi berjalan dan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurut Ito, BEI dan Self Regulatory Organization (SRO) lainnya tidak akan ikut campur terhadap keadaan pasar agar naik dan turun. Tapi, bursa dan SRO hanya mengatur dan memantau pasar naik dan turun secara wajar."Untuk itu, semua defisit yang terjadi di tahun ini harus diperbaiki sebaik mungkin, khususnya defisit neraca transaksi berjalan yang terus tumbuh harus ditekan sebaik mungkin," paparnya.

Ito mengungkapkan, industri pasar modal Indonesia masih bisa tumbuh dan meningkat di tahun pemilu 2014. Hal ini mengacu pada tahun pemilu 2004 dan 2009. Pada tahun pemilu 2004 dan 2009, industri pasar modal Indonesia mengalami peningkatan,”Pada tahun depan pasar modal Indonesia tumbuh, data empirisnya tahun pemilu sebagainya. Tahun pemilu 2004 dan 2009 naik terus, hanya isunya berbeda,"tandasnya. (bani)

Related posts