Tips Memulai Bisnis Percetakan Tanpa Modal

Percetakan merupakan usaha yang tiada matinya. Pasalnya usaha ini terus menjamur belakangan ini. Nah, urusan modal usaha, bidang usaha ini memerlukan modal yang beragam. Semua sesuai dengan perspektif pemilik usaha. Apakah ingin menggunakan modal besar atau tanpa modal alias modal dengkul.

Tentu saja, memulai usaha dengan uang lebih dari Rp100 juta, nampaknya lebih masuk akal ketimbang membuka usaha tanpa modal. Tetapi, jangan salah, bisnis percetakan pun bisa dilakukan tanpa modal dan urusan sukses adalah hak semua orang. Masalahnya, apa benar hal itu memungkinkan?

Tentu saja iya, bermodalkan keberanian serta kerja keras akan membuat usaha percetakan yang Anda jalani berbuah manis. Mau tahu bagaimana caranya bisa sukses walau tanpa modal? Yaitu dengan meminta DP atau uang muka agar produk tersebut mampu kita kerjakan. Buatlah margin keuntungan bersih 100%.

Maka dari itu, bila pelanggan (pemesan undangan) membayar setengah dari harga cetak yang ditentukan saja, pelaku usaha sudah bisa mengerjakan semua pesanan undangan. Sementara itu, sisanya uang yang belum dibayarkan akan menjadi keuntungan bersih pelaku usaha.

Enaknya usaha ini, bisa dilakukan sebagai usaha sambilan. Karena pelaku usaha hanya memberi order saja atau sebagai broker antara perusaahaan percetakan dan pelanggan. Karena itu, agar dapat keuntungan lebih besar, cari alternatif harga produksi yang lebih murah (untuk biaya cetaknya). Jadi keuntungan yang Anda peroleh pun akan lebih besar lagi.

Sebelum menentukan harga, pelaku usaha ini harus menghitung berapa biaya produksinya. Mulai dari harga kertas, harga cetak dan lain sebagainya. Usahakan harga produksi tidak lebih dari 30% dari total pesanan, kalau sudah begini dapat dipastikan Anda tidak akan nombok karena dana yang Anda tetapkan kurang.

BERITA TERKAIT

BSDE Serap Belanja Modal Rp 2,4 Triliun

NERACA Jakarta - Selain penjualan tumbuh 12% di kuartal tiga 2018, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) juga mengungkapkan telah…

DEAL Perkuat Bisnis Energi Lewat Proyek IPP - Beri Modal Anak Usaha Rp 16 Miliar

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal dan menjadi emiten ke-50 di tahun 2018, PT Dewata Freightinternational Tbk…

Investor Pasar Modal di Kalsel Capai 22,26%

Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, M Nurdin Subandi mengatakan, jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…

Jajaki Gurihnya Usaha Jajan Martabak

Jajanan Martabak merupakan salah satu kudapan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Disajikan dengan berbagai varian rasa, martabak tak…