PKL Akan Dipindah ke Eks Toserba Matahari - Kota Sukabumi

Sukabumi - Ketua Panitia Khusus (Pansus) PKL Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi Danny Ramdhani mengatakan, ruas jalan yang dipakai pedagang kaki lima (PKL) harus dihidupkan kembali. Pasalnya, para pedagang sudah mengambil hak pengguna jalan. Hal itu dikatakannya usai memantau sejumlah ruas jalan yang digunakan para PKL, Jumat (13/12). "Ada sebagian ruas jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan karena dipenuhi PKL. Makanya diperlukan penataan PKL, agar tidak mengganggu kenyamanan dan keindahan kota", kata Danny.

Danny juga mengatakan bahwa penertiban juga memberikan kenyamanan bagi PKL. Sebab, selain terjamin secara hukum juga akan mendapatkan fasilitas yang memadai. Saat ini, lanjut dia, pihaknya mengusulkan para PKL bisa menempati lokasi baru yang direncanakan di gedung eks Toserba Matahari yang sudah tidak dipakai puluhan tahun. "Kita berencana agar PKL bisa menempatinya, tentunya gedung tersebut juga harus diperbaiki dulu, apalagi masih satu lokasi dengan pasar", imbuh dia.

Hal senada juga diungkapkan anggota pansus lainnya, Henri Slamet. Menurutnya, perlu penataan PKL agar si pengguna jalan tidak terganggu. Saat ini tempat mereka berdagang saat ini tidak seragam. Mereka juga dipungut biaya. "Hasil saya berbincang dengan sejumlah pedagang, mereka dipungut biaya antara Rp20 sampai Rp30 ribu per hari. Kalau nanti jadi di tempat baru, mereka hanya mengeluarkan biaya sesuai dengan aturan”, tandas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi, Dudi Fathul Jawad mengatakan, lokasi tersebut mampu menampung sekitar 2.000 PKL. “Jumlah PKL ada sekitar 2.700. gedung bekas toserba tersebut bisa dijadikan alternatif lokasi baru,” kata dia.

Kunjungan pansus yang dilakukan bersama lima anggotanya beserta Kepala Diskoperindag dan didampingi Kasatpol PP Kota Sukabumi, Gus Wawan Gunawan serta salah satu pejabat Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, berkaitan dengan pembahasan Raperda Kota Sukabumi tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (P3KL) yang sedang dalam pembahasan.

BERITA TERKAIT

Masuk Musim Hujan, Harga Komoditas Sayuran Merangkak Naik - Kabid Diskopdagrin Kota Sukabumi: Kenaikan Masih Dalam Batas Kewajaran

Masuk Musim Hujan, Harga Komoditas Sayuran Merangkak Naik Kabid Diskopdagrin Kota Sukabumi: Kenaikan Masih Dalam Batas Kewajaran NERACA Sukabumi -…

Perizinan di Jabar Akan Serba Daring

Perizinan di Jabar Akan Serba Daring NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil (Emil) mengatakan, seluruh sistem…

The Fed akan Naikkan Bunga Bertahap

      NERACA   Jakarta - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) akan terus menaikkan suku bunga secara bertahap. Hal…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

2019, Dana Bergulir Pola Syariah Bisa Langsung Diakses UMKM

2019, Dana Bergulir Pola Syariah Bisa Langsung Diakses UMKM NERACA Jakarta - Skim pembiayaan syariah dana bergulir segera bisa diakses…

Pemprov Banten Targetkan 2022 Bebas Permukiman Kumuh

Pemprov Banten Targetkan 2022 Bebas Permukiman Kumuh NERACA Serang - Pemerintah provinsi (Pemprov) Banten menargetkan pada 2022 bebas permukiman kumuh…

Pemprov Sumsel Prioritaskan Tanggulangi Kemiskinan Enam Kabupaten

Pemprov Sumsel Prioritaskan Tanggulangi Kemiskinan Enam Kabupaten  NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) akan memprioritaskan menanggulangi kemiskinan…