Metland Bangun Kawasan Bisnis Terpadu di 2015

NERACA

Bekasi – Perusahaan properti, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) berencana mengembangkan sentra bisnis terpadu di kawasan Grand Metropolitan Bekasi pada 2015 mendatang. Namun, perseroan yang baru saja melakukan pembukaan mal barunya yaitu Grand Metropolitan Bekasi ini akan segera membangun M-Gold tower yang diperkirakan akan menghabiskan Rp200 miliar.

M-Gold tower sendiri terdiri dari apartemen dan perkantoran, nantinya diperkirakan akan selesai pada kuartal ketiga 2014. Kata Corporate Affairs Director and Corporate Secretary Olivia Surodjo, setelah Grand Metropolitan beroperasi akan berlanjut mengembangkan kawasan sentra bisnis terpadu,”Nantinya kawasan tersebut akan terealisasi pada 2015 dengan M-Gold tower sebagai kelanjutan pembangunan kawasan tersebut setelah pusat perbelanjaan,”ujarnya di Bekasi akhir pekan kemarin.

Dia menjelaskan, untuk sumber pendanaan pembangangun M-Gold sudah ada dananya dari sewa dan penjuaalan mal, perkantoran dan apartemen. Sementara, untuk membangun pusat perbelanjaan ketiganya,perseroan menginventasikan dana sebesar Rp506 miliar. Pembiayaan diperoleh dari hasil penawaran saham perdana (Intial Public Offering/IPO) sebesar Rp200 miliar, pinjaman bank Rp250 miliar dan sisanya berasal dari kas internal perseroan.“Grand Metropolitan diharapkan mampu memberikan tambahan pendapatan berkelanjutan atau recurring income 2014. Sumber pendapatan berkelanjutan ini diharapkan menjamin kelangsungan isi pundi-pundi perusahaan”, ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur perrseroan Nanda Widya menyebutkan, hingga saat ini 92% dari total area yang disewakan sudah tersewa dan lebih dari 85% telah membuka tokonya. Dia juga menyebutkan, pertumbuhan masyarakat kelas menengah di Kota Bekasi begitu pesat. Hal itu bisa dilihat dari geliat bisnis dan gaya hidup masyarakat yang terus berkembang beberapa tahun terakhir.“Padatnya Mall Metropolitan, pusat perbelanjaan pertama kami, juga menjadi pertanda bahwa Kota Bekasi membutuhkan ruang ritel yang lebih besar dan berkelas”, ungkapnya.

Perseroan menerapkan beberapa strategi untuk menuntun masyarakat menuju pusat perbelanjaannya seperti segera membuka akses pintu tol baru yakni pintu tol Bekasi Barat 3 dalam waktu dekat, membangun hunian apartemen tepat di samping mall, menghadirkan tenant-tenant seperti Centro, Eat&Eat, Rotelli, Nail, Hammer, Gramedia Kids, Farmer Market, Best Denki, MAP Fashion, Golds Gym dan masih banyak lagi.

Perseroan berharap tahun 2014 pusat perbelanjaan yang terdiri dari 6 lantai ini akan memberikan kontribusi pendapatan berkelanjutan sebesar 9%-10% dari total pendapatan konsolidasi perseroan. Mal ini berdiri diatas lahan seluas 26.000 meter dengan luas total bangunan 125.362 meter termasuk lahan parkir yang disewakan seluas 49.343 meter.

Harga sewa Grand Metropolitan adalah sekitar US$50-US$55/meter diluar service charge. Harga ini lebih tinggi 20% diatas rata-rata sewa mal di Bekasi, namun demikian tetap diminati, terbukti saat ini 92% dari total ruang telah tersewa dan lebih dari 70% telah membuka tokonya. (nurul)

BERITA TERKAIT

Akuisisi Triusaha Mitraraharja - Strategi CLEO Pacu Bisnis Minuman Kemasan

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnis minuman kemasan, khususnya air mineral, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) terus aktif melakukan akuisisi persahaan.…

Rambah Bisnis Layanan Rest Area - PTPP Bikin Perusahan Patungan Rp 63,42 Miliar

NERACA Jakarta – Raup cuan di bisnis jalan tol, PT Pembangunan Perumahan (PTPP) telah melakukan penyertaan saham dalam pembentukan perusahaan…

Jabar Gandeng Badan Informasi Geospasial Petakan Kawasan Pertanian

Jabar Gandeng Badan Informasi Geospasial Petakan Kawasan Pertanian NERACA Bandung - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) Iwa Karniwa mengatakan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dongkrak Penjualan - Passpod Gandeng Tokopedia dan LOKET

NERACA Jakarta - Perluas penetrasi pasar untuk mengerek pertumbuhan penjualan, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) atau lebih dikenal Passpod…

Harga IPO Rp 180 Per Saham - Citra Putra Realty Raup Dana Rp 93,6 Miliar

NERACA Jakarta – Resmi mengantungi pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dari Otoritas…

Serap Private Placement - Benny Tjokro Tambah Porsi Saham di RIMO

NERACA Jakarta - Aksi korporasi PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) berupa Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih…