Menguat, IHSG Merespon Positif Laju Bursa AS

NERACA

Jakarta – IHSG masih berada dalam pergerakan positif seiring dengan respon positif terhadap laju bursa saham AS yang menghijau dengan turunnya indeks VIX-nya. Namun, kepala riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, laju penguatan tersebut terjadi di tengah variatifnya laju bursa saham Asia, kembali melemahnya nilai tukar rupiah, hingga kembalinya asing melakukan aksi jual,”Sektor manufaktur berhasil menguat seiring kenaikan saham-saham berbasiskan konsumer, otomotif, dan makanan olahan”, katanya di Jakarta, Selasa (10/12).

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4275,95 level tertingginya jelang preclosing sesi 2 dan menyentuh level 4220,91 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4275,68. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik, investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual dan investor domestik mencatatkan nett sell.

Sementara itu, laju nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan seiring antisipasi pasar jelang RDG BI pekan ini. Meski di awal pekan, tidak ada rilis data-data AS namun, rilis positif data-data ketenagakerjaan sebelumnya telah membuat laju dolar terus bergerak naik dan berimbas pada pelemahan rupiah.“Di sisi lain, penguatan dolar sebenarnya terimbangi dengan penguatan poundsterling seiring dengan data YoY manufacturing dan industrial production-nya. Begitupun dengan kenaikan Euro yang juga mengimbangi dolar seiring dengan kenaikan manufacturing production Perancis”, jelas dia.

Mengawali pekan ini, laju bursa saham AS masih melanjutkan pergerakan positif namun, di sisi lain juga mencermati kapan kepastian pemangkasan stimulus akan dilakukan dan di tengah pembahasan anggaran jelang akhir tahun. The Fed mencoba meyakinkan kepada pelaku pasar bahwa tappering off memang diperlukan untuk membuat anggaran AS lebih sehat dan kuat.

Pada perdagangan Rabu (11/12) dia memperkirakan IHSG akan berada pada support 4218-4246 dan resistance 4286-4290. Berpola menyerupai three outside up dekati middle bollinger bands (MBB). MACD mencoba naik dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic masih upreversal.

Laju IHSG kembali mampu bergerak di atas kisaran target resisten (4221-4238). Diharapkan pola ini masih dapat bertahan untuk kembali membuat penguatan lanjutan. Jika pola ini bertahan maka diharapkan IHSG selanjutnya akan dapat membentuk tren kenaikan jangka pendek. Asalkan tidak langsung dimanfaatkan profit taking.

Pertimbangan saham-saham adalah SMGR Spt12700-12950 Rst13250-13350|White marubozu lewati MBB|Trd buy slm up13050, ICBP Spt9700-10000 Rst10350-10400|Separating lines. RSI upreversal|Trd buy slm up10100, INCO Spt2600-2700 Rst2850-2900|Three white soldier. Stochastic upreversal|Trd buy slm up2750, TAXI Spt1450-1550 Rst1550-1580|Ladder bottom di bawah MBB|Trd buy slm up1490.

Saham-saham lainnya adalah ASII 6200-6650|Trd buy slm up6500, INDF 6600-6950|Trd buy slm up6750, INTP 19000-19850|Trd sell jika 19500 gagal bertahan, KLBF 1160-1280|Trd buy slm up1220, UNVR 26250-27150|Trd buy slm up26700. (nurul)

Related posts