Sinergi Citra Bangun Pabrik Air Mineral Rp 7 Miliar

Indonesia memiliki peluang pasar yang cukup besar dalam bisnis air mineral didukung masih positifnya daya beli masyarakat. Maka hal inilah yang menjadi alasan bagi PT Sinergi Citra Sempurna sebagai perusahaan pemegang lisensi Bio Sunah Water untuk membangun pabrik di Bandung dengan nilai investasi sekitar Rp 7 miliar.

CEO PT Sinergi Citra Sempurna, Yuniza Rova mengatakan, Indonesia menjadi potensi pasar yang menjanjikan dalam bisnis air mineral dan karena itu perseroan hadir di Indonesia melalui produk baru Bio Sunah Water,”Kita akan memanfaatkan kelebihan dari produk Bio Sunah Water untuk mengembangkan bisnis di Indonesia dan tahun depan, perseroan akan membangun pabrik di Bandung,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, kehadiran Bio Sunah Water sebagai air mineral dengan khasiat kesehatan yang luar biasa dan telah di uji melalui uji coba serta riset selama lebih dari 30 tahun akan mampu diserap pasar di Indonesia. Terlebih produk yang sama dengan Bio Sunah Water belum memiliki saingan yang sama di Indonesia.

Oleh karena itu, tahun depan perseroan langsung memasang target penjualan dua juta perbotol tiap bulannya dengan harga jual Rp 15 ribu perbotolnya. Maka untuk mengenalkan produk Bio Sunah Water lebih luas lagi ke masyarakat, kata Yuniza Rova, perseroan akan terus ekpansi membuka dealer baru,”Kita sudah buka distributor di Batam, Jakarta dan berikutnya di Kalimantan dan Sulawesi,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Pabrik Feronikel Antam Rampung Akhir Tahun - Strategi Hilirisasi

NERACA Jakarta – Komitmen PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjalankan strategi hilirisasi terus dilakukan dengan pembangunan pabrik Feronikel Haltim dengan…

Pertamina-Rosneft Akan Bangun Kilang Minyak di Tuban

NERACA Jakarta – PT Pertamina (Persero) bersama perusahaan energi Rusia, Rosneft Oil Company akan membangun sekaligus mengoperasikan kilang minyak yang…

NPI Januari-Oktober Defisit US$5,51 Miliar - INDEF MINTA PEMERINTAH WASPADAI HARGA PANGAN

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Oktober 2018 masih defisit US$1,82 miliar secara bulanan (mtm) dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…