e-Procurement, Perbesar Peluang Penyedia Lokal - Kota Sukabumi

Sukabumi - Walikota Sukabumi HM Muraz mengharapkan lelang secara elektronik (e-Pocurement) yang diberlakukan dalam penyediaan barang dan jasa pemerintah tahun depan akan memperbesar peluang kesempatan penyedia lokal. "Ini harus dimanfaatkan penyedia lokal," kata Muraz usai acara Bimbingan Teknis (Bintek) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Bagi Penyedia Barang dan Jasa di Aula Hotel Tamansari, Senin siang (02/12).

Muraz mengatakan, diberlakukannya lelang cara elektronik bukan berarti menghapus kesempatan bagi penyedia barang dan jasa yang berasal dari luar Kota Sukabumi. "Kesempatan tetap ada tapi presentasinya tidak seperti yang lalu. Kalau ingin menang ya tingkatkan kualitasnya," ujarnya.

Muraz juga menjelaskan, perubahan cara pelelangan ini juga diharapkan mampu mengeliminasi penyedia barang dan jasa naka. Pasalnya, masih ada pengerjaan yang tidak sesuai dengan perencanaan, misalnya kualitasnya tidak 100 persen dan waktu pengerjaannya yang melewati waktu. "Nanti tidak ada lagi penyedia barang dan jasa seperti itu," katanya.

Adanya penyedia yang menawar di bawah standar, Muraz mengatakan, tidak masalah. Namun harus mau menanggung resiko. "Untuk yang seperti ini dipantau sejak awal, kalau pengerjaannya tidak baik, diberhentikan dan di blacklist. Ini komitmen dengan penyedia barang dan jasa," ujarnya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi HA Hamdan secara tegas membantah jika ada anggapan penyediaan barang dan jasa di Kota Sukabumi didominasi penyedia luar daerah. Dari 120 pengajuan, 53 persen merupakan penyedia lokal, 47 persen dari Kabupaten Sukabumi, provinsi Jawa Barat dan daerah lain.

Related posts