Cara Membuat Lubang Biopori

Rumah yang sehat pastinya menjadi idaman banyak orang. Mulai dengan membenahi konsep bangunan mereka hingga membuat lubang penyerapan atau yang lebih dikenal dengan biopori.

Manfaat biopori selain dapat mengurangi dampak banjir karena mampu meningkatkan daya resapan air, juga dapat membuat tanaman yang ada di sekitarnya menjadi lebih subur. Karena mempu mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos. Nah, jika ingin membuatnya, Anda bisa mengikuti yang langkah-langkah yang sudah dikerjakan Ir. Kamir R Brata sang penemu lubang sejuta manfaat tersebut.

Pertama, persiapkan alat-alat untuk membuat biopori seperti bor tanah dan bahan-bahan lainnya untuk pengisi lubang. Setelah itu, tentukan letak lubang resapan biopori tersebut. Biasanya, lubang biopori diletakkan di halaman rumah.

Lalu, buatlah lubang silindris secara vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10-30 cm. Desainlah kedalaman lubang sekitar 50-100 cm, intinya kedalaman lubang tidak sampai melampaui muka air tanah.

Setelah itu, siapkan adukan semen dan lapisilah semen itu pada mulut lubang biopori tersebut agar lebih kuat. Dalam melapisinya, usahakan membuat ketebalan lapisannya sekitar 2 cm, mengelilingi mulut lubang biopori tersebut.

Langkah terakhir adalah meletakkan isi pada lubang tersebut. Untuk hal yang satu ini, Anda bisa mengisinya dengan sampah organik (sampah-sampah di dapur, sisa tanaman, daunan atau pangkasan rumput). Nah, sampah organik ini nantinya akan menjadi pupuk yang menyuburkan tanaman di sekitar tempat tinggal Anda.

Related posts