Western Digital My Cloud EX4 - Membuka dan Menyimpan Data Dengan Mudah

Western Digital memperkenalkan My Cloud EX4, solusi network attached storage (NAS)4 (empat)-bay berkinerja tinggi untuk pekerja kreatif profesional,prosumer, kelompok kerja dan mereka yang mencari cara yang dapat diandalkan untuk menyimpan, berbagi, back up, stream dan mengelola jumlah besar data digital.

"Kami percaya bahwa tidak ada tempat seperti rumah untuk awan," kata Jim Welsh,Jim Welsh, executive vice president and general manager of WD's Branded Products and Consumer Electronics Groups. Setiap orang dibanjiri dengan ribuan file digital yang tersebar di beberapa komputer dan perangkat mobile, dan mengendalikan kekacauan ini adalah sebuah tantangan. Awan pribadi WD adalah cara yang terjangkau dan handal bagi pelanggan untuk mengendalikan kekacauan ini, dengan akses ke semua file mereka di mana saja, kapan saja. "

Menampilkan lini hard driveWD Red merupakan pionir dalam kategori yang dirancang khusus untuk sistem NAS rumah dan kantor kecil. Pelanggan My Cloud EX4 menikmati kehandalan utama dari nama terpercaya dalam penyimpanan. Drive WD Red didukung oleh teknologi NASware™ 2.0 yang dapat meningkatkan kehandalan drive dan melindungi data pelanggan, saat terjadi kehilangan daya atau gangguan.

My Cloud EX4 memberikan beberapa pilihan kapasitas, memungkinkan pelanggan untuk memilih mulai dari penutup drive-less(tanpa hard drive) sehingga memungkinkan pelanggan mengkustomisasi kapasitasnya dan menambah drive tambahan seiring bertambahnya konten digital mereka. Dengan teknologiEasy-Slide-Drive, My Cloud EX4 memungkinkan pelanggan mudah menginstal.

My Cloud EX4 memberikan pengguna beberapa pilihan untuk mengamankan data digital dari potensi kehilangan dengan memberikan RAID 0,1,5,10 atau dengan memungkinkan pengguna memilih dari spanning dan mode JBOD untuk pilihan yang bahkan lebih banyak dalam mengelola data. Pelanggan juga dapat menggunakan My Cloud EX4 untuk mem-back up semua data di komputer dan perangkat dengan software WD SmartWare Pro untuk pengguna PC.

Tersedia pula perangkat iOS® dan Android™, aplikasi mobile WD My Cloud yang memungkinkan pengguna melihat foto, menonton video, dan berbagi, menyimpan dan mengelola file dari mana saja melalui ponsel cerdas atau tablet mereka. Aplikasi mobile ini memudahkan berbagi dan menggabungkan file, memungkinkan pelanggan dalam mengirim file secara mudah, mengirim file sebagai tautan, dan mencetak dan membuka file dengan aplikasi pihak ketiga.

My Cloud EX4 sekarang tersedia di pasar online di wdstore.com. Untuk harga pabrik yang disarankan adalah US$475untuk My Cloud EX4drive-less, US$945untuk 8TB, US$1.119untuk 12TB, dan US$1.395untuk 16 TB. Aplikasi mobile My Cloud saat ini dapat diunduh melalui App StoreSMdan Google PlayTM. My Cloud EX4 memiliki garansi terbatas 2 tahun.

BERITA TERKAIT

Pacu Pertumbuhan Iklan Digital - MNCN Bidik Pendapatan Iklan Kreatif Naik 50%

NERACA Jakarta –Geliat industri digital mendorong PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) untuk memacu pertumbuhan bisnisnya. Oleh karena itu, perseroan…

Asosiasi Dorong Petani Tembakau Jalin Kemitraan Dengan Perusahaan Rokok

NERACA Jakarta - Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) mendukung wacana pemerintah untuk mewajibkan importir atau perusahaan rokok membangun kemitraan dengan…

Kebijakan Publik - Kemenperin dan Polri Sinergi Wujudkan Kondusifitas Iklim Usaha

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sepakat bersinergi untuk mewujudkan pengamanan di bidang perindustrian…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

HTSnet Sediakan layanan Internet Murah Untuk UKM

PT Hawk Teknologi Solusi (HTSnet)  menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat membantu…

Software Bajakan Disebut Sulit Dibrantas di Indonesia

Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I…

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…